7 Perusahaan Berskala Besar Paparkan Link and Super-Match di SMK Muhammadiyah 3 Weleri

0
138 views
SMK PK. Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Abdul Wahid Dadong Wartomo menyampaikan SMK yang dipimpinnya dinyatakan oleh pemerintah sebagai dalah satu SMK Pusat Keunggulan (PK) di Kab. Kendal. (foto dok fur)

KENDALMU.COM | WELERI. Sebanyak 7 perusahaan berskala besar yang bermitra kuat dengan SMK Muhammadiyah 3 Weleri melakukan paparan di hadapan jajaran guru produktif SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Acara tersebut bertajuk workshop implementasi link and super match yang berlangsung Selasa-Rabu (12-13/10) di sekolah setempat.

Ke 7 perusahaan besar tersebut hadir selama dua hari sesuai jurusan yang ada di SMK, yakni Mitshubishi Regional Teknik Centre (MRTC) Kebumen untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), PT Astra International Tbk – Honda Regional Jawa Tengah untuk jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM), PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) dengan jurusan Teknik Audio Video (TAV), PT Telkom Semarang bagi jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), TVKU untuk jurusan Multi Media (MM), Kimia Farma dan RSI Kendal jurusan Farmasi.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Abdul Wahid Dadong Wartomo, mengatakan kalau dulu Kemendikbud menggunakan istilah link and match, sekarang meluncurkan program link and super match.

“Implemnetasi link and super match para lulusan memiliki bekal hard skills, soft skills, dan pendidikan karakter yang berguna pada saat mereka terjun langsung dalam dunia usaha dan dunia industri ,” kata Dadong panggilan keseharian Abdul Wahid Dadong Wartomo dalam pernyataannya.

Diketahui, SMK Muhammadiyah 3 Weleri ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai SMK pusat pelaksana unggulan tahun 2021 dalam sektor Permesinan dan Konstruksi.

Bagi Dadong, penetapan sekolah yang dipimpinnya sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK)  merupakan anugerah, sekaligus tugas dan amanat.

Diungkapkannya, terdapat beberapa kali pelatihan yang harus diikuti sebelum sekolahannya ditetapkan sebagai SMK pelaksana pusat unggulan, yaitu pelatihan sekolah dan guru penggerak, pelatihan marketing, pelatihan In House Training (IHT), pelatihan pembelajaran dengan paradigma baru, projek profil pelajar Pancasila dan budaya kerja, dan pelatihan roots anti perundungan.

BACA JUGA :  100 siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja Ikuti Screening PTM

Dijelaskannya, upaya mewujudkan keselarasan antara SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebagai pelaksana pusat unggulan dapat ditempuh melalui pemenuhan delapan aspek link and match paket 8+1 yang mencakup kurikulum yang disusun bersama, pembelajaran berbasis project riil dari DUDI, pengajar expert dari DUDI, magang/praktik kerja industri, sertifikasi kompetensi, training pengajar oleh DUDI, riset terapan yang mengahsilkan produk bagi masyarakat, komitmen serapan oleh DUDI.

Sementara itu Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Inu Indarto meminta kerja sama antara SMK Muhammadiyah 3 Weleri dengan dunia usaha dan industri dilanjutkan dan diperluas ruang lingkupnya.

“Sesuai dengan keberhasilan SMK PK capaian kerjanya menghasilkan lulusan yang kompeten dan keterserapannya di dunia usaha dan industri semakin meningkat” kata Inu.

Diungkapkan, SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebelum ditetapkan oleh pemerintah sebagai SMK PK, ternyata sudah terlebih dahulu ditetapkan oleh persyarikatan sebagai SMK unggulan bersama SMK Muhammadiyah daerah lain di Jawa Tengah.

Menurut Inu, ciri khusus yang tidak ada di sekolah lain adalah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Dia berharap lulusan SMK Muhammadiyah 3 Weleri berakhlaq mulia, berkarakter.

“Hal itu sama dan sesuai dengan profil pelajar Pancasila” ujarnya.

Lulusan SMK yang berkarakter AIK, kata Inu, tidak diajarkan lagi, tetapi dilaksanakan di dunia kerja, di masyarakat dan keluarga.

Sedangkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah XIII Jawa Tengah, Ernest Ceti Septyanti menilai bahwa SMK sebagai vokasi patut bangga karena sebagai salah satu prioritas pembangunan bangsa kita.

“Sesuai dengan revitalisasi SMK kita selalu diingatkan untuk fokus ke vokasi” kata Ernest.

Dikatakan, link and match pada lima belas tahun samapai sekarang ternyata belum bisa menghasilkan sesuai harapan kita.

BACA JUGA :  Cawabup Terpilih Kunjungi Dapur Umum PDM Kendal

“Harapan pemerintah terhasap SMK PK adalah super match, maka perlu evaluasi terhadap SMK Muhammadiyah 3 Weleri, apa yang kurang dari kita” ujarnya.

Penyelarasan kurikulum, katanya, salah satu program yang harus dilakukan, karena lulusan kita standarnya harus ‘plek’, super match dengan apa yang dibutuhkan oleh industri.

“Maka kehadiran dunia industri harus diniati oleh para guru dengan tujuan dalam rangka mencerdaskan anak didik kita, karena sebagaian besar dari anak-anak kita direkrut oleh dunia industri” pintanya. (fur)