9 Desa di Kab. Pekalongan Terendam Banjir, Pondok Modern Darul Arqom Patean Pasok Sembako

0
54 views
SEMBAKO. Salah satu wali satri, Riyamah menerima bantuan sembako dari POndok Modern Muhammadiyah Darul Arqom Patean (foto dok cipto)

KENDALMU.COM | PEKALONGAN. Terdapat 9 desa yang tersebar di Kab. Pekalongan terdampak banjir yakni Desa Mejasem Kecamtan Siwalan (257 rumah, 367 KK), Desa Tengengwetan Kecamatan Siwalan  (556 rumah, 1000 KK), Desa Pait Kecamatan Siwalan (130 rumah, 130 KK), Desa Pucung Kecamatan Tirto (60 rumah, 122 KK), Desa Samborejo Kecamatan Tirto (110 rumah,  121 KK), Desa Pacar Kecamatan Tirto (632 rumah, 990 KK), Desa Karangjompo Kecamatan Tirto (300 rumah, 491 KK), Desa Tegaldowo Kecamtan Tirto (255 rumah, 325 KK), dan Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa (20 rumah, 30 KK).

Menyikapi musibah tersebut, Pondok Modern Muhammadiyah Darul Arqom Patean menurunkan para santri, ustadz, dan ustadzah untuk membantu para korban.

Kepala MTs Muhammadiyah 2 Patean, Sucipto yang datang di lokasi banjir pada Selasa (23/2)  mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang belum hilang total, para wali santri diberi ujian oleh Allah, yaitu banjir yang merendam tempat tinggal mereka.

“Rumah mereka selama 14 hari terendam banjir, tentu untuk memenuhi kebutuhan pokok mengalami kesulitan” kata Sucipto didampingi sejumlah ustadz, ustadzah usai menyerahkan bantuan logistik kepada salah satu wali santri, Riyamah, warga Kampil Kacokrah RT 01/RW 01, Desa Wiradesa, Kab. Pekalongan.

Sucipto menuturkan, warga Pondok Darul Arqom Patean merasa prihatin atas bencana tersebut yang menimbulkan banyak korban.

“Keprihatinan itu kita wujudkan dengan membantu mereka sesuai kemampuan” ujarnya.

Dijelaskannya, bantuan yang diberikan kepada wali santri sebanyak 100 paket sembako yang berisi antara lain, beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, teh dan biscuit.

“Paket sembako tersebut kami himpun dari donatur, santri. ustadz, ustadzah, dan dan pengelola pondok setempat”.

Sucipta dan keluarga besar Pondok Darul Arqom berharap, bantuan yang telah disampaikan dan diterima semoga memberi manfaat.

BACA JUGA :  Tiga Mubalighot PDA Kendal Siap Tampil di TVMu

“Para korban terdampak banjir tetap tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan”

Sedangkan Direktur Pondok Modern Muhammadiyah Darul Arqom Patean, Ustadz H. Iskhaq mengatakan, prinsip berbagi sesama dilakukan tidak hanya ketika dikala lapang.

“Disaat sempit tetap ada dan tertanam kepedulian antar sesama” katanya sambil mengutip ayat Al Quran Surat Al Baqarah ayat 161 ‘Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas Maha Mengetahui’

Beliau mengingatkan, kepedulian sesama tidak diukur dengan banyaknya bantuan yang diberikan, dan bukan apa yang diberikan.

“Seberapa besar kepedulianmu kepada sesama ummat yang sedang terkena musibah atau bencana” pungkasnya (cip)