Anekdot Virus Corona

1
4910

Oleh : Mufli Khairul Hida, S.Pd

SMK Muhammadiyah 3 Weleri

 

Pada suatu hari yang terik, sebuah Virus Corona melewati padang tandus untuk berjalan ke negeri Musang. Di tengah perjalan Virus Corona itu harus bersusah payah melewati cuaca panas dan rintangan hujan dengan suhu kurang lebih hingga 25 derajat selsius. Ketika Virus Corona memasuki sebuah desa di suatu lembah, Virus Corona tadi melihat ada seorang lelaki tua yang sedang menjemur kayu bakar di depan rumahnya.Virus Corona tadi menghampiri pak tua tadi. “ Assalamualiakum sedang apa pak?” kemudian pak tua tadi menjawab, “Waalaikum salam, ohh ini baru menjemur kayu untuk kayu bakar. Maaf anda siapa dan dari mana?”. “Saya Virus Corona, saya dari negeri Tirai Bambu”, Jawabnya. Kemudian lelaki tua tadi bertanya, “ anda mau kemana?”. Virus Corona tadi menjawab “ Saya mau ke negeri Musang”. Lelaki tua tadi melanjutkan pertanyaanya. “Anda mau apa ke negeri itu? Negeri itu terkenal tidak takut dengan apapun dan menyuruh rakyatnya untuk selalu bekerja, karena dengan bekerja semua penyakit akan pergi”.

“Saya di utus petinggi saya untuk ke negeri Musang menyebarkan virus saya dan akan membunuh 100 orang saja” jawab Virus Corona tadi. “Saya melanjutkan perjalanan dulu pak,” sambung Virus Corona tadi. “Baiklah, silahlan lanjutkan perjalan anda, hati hati di jalan semoga selamat sampai tujuan”, jawab lelaki tua tadi.

Setelah beberapa waktu, Virus Corona kembali lagi ke asalnya dan melewati pedesaan yang pernah dilalui. Virus Corona tadi menghampiri pak tua yang sedang memilah kayu untuk kayu bakar. “Apa kabar pak tua?” Ucapnya. Pak tua pun kaget karena baru beberapa hari saja ternyata Virus Corona sudah kembali. “Alhamdulillah, kabar baik, jawab pak tua”.  “Kamu sudah selesai melaksanakan tugasmu? Bagaimana hasilnya?” Virus Corona menjawab dengan santai, “Hasilnya luar biasa, melebihi ekspektasi”. “Maksud kamu?” Tanya pak tua tadi.

“Iya, petinggi saya dan misi  saya hanya membunuh 100 orang saja, akan tetapi yang meninggal ternyata hingga 5500 orang.” Jawab Virus  Corona dengan santai.

“Lho, bagaimana bisa terjadi?” Tanya pak tua sambil penasaran.

“Iya, saya memang menyebarkan virus di negeri Musang membunh 100 orang saja, akan tetapi 5400 orang lainnya juga ikut mati karena ketakutan.” Ucap Virus Corona sambil terkekeh.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here