Beranda Dinamika Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan, MEK Sillaturrahmi Ke PCM, SBM Tahun ini di Selokaton

Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan, MEK Sillaturrahmi Ke PCM, SBM Tahun ini di Selokaton

0
109 views
SILLATURRAHMI. Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PDM Kendal menggelar sillaturrahmi kepada MEK PCM se Kawedanan Selokaton (foto dok fur)

KENDALMU.COM | PLANTUNGAN. Pandemi virus corona yang berlangsung sepanjang tahun 2020 ini tak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Dampak pandemi juga terjadi pada sektor ekonomi dunia dan banyak negara, termasuk Indonesia. Maka Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEK PDM) Kendal segera membangkitkan kembali jiwa kewirausahaan bagi warganya dengan menggelar sillaturrahmi yang pertama pada Ahad (20/2) di Gedung Balai Dakwah Muhammadiyah Plantungan.

Pada sillaturrahim tersebut diikuti oleh seluruh MEK PCM se Kawedanan Selokaton yang terdiri dari Plantungan, Sukorejo, Patean, dan Pageruyung.

Ketua MEK PDM Kendal, H. Moechammad Noer Agoes Hidayat, menyampaikan, sillaturrahmi ini dilakukan perkawedanan agar mudah koordinasinya.

“Karena jumlah cabang ada 21, tidak mungkin kami Turba ke setiap cabang. Cukup per Kawedanan saja, dan di forum sillaturrahmi kita diskusi, problem apa yang terjadi di cabang dan ranting, kita gali permasalahan, kemudian didiskusikan bersama untuk dicarikan solusi yang tepat” kata Agoes.

Beliau memahami, semua PCM di Kendal kondisinya berbeda, belum tentu di setiap cabang dan ranting sudah tersusun struktur oranisasi Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan, maka perlu diadakan evaluasi dan pembenahan agar ke depan MEK PDM bisa mudah melakukan pembinaan.

Noer Agoes Hidayat yang juga Direktur CV. Aga Karya Weleri berharap, Majelis yang dipimpinnya ke depan tidak sekedar sebagai ajang diskusi dan jargon-jargon saja.

“MEK harus bisa menyelesaikan permasalahan, menjadi solusi dan sebagai agen perubahan bagi warga Muhammadiyah khususnya di bidang ekonomi” pintanya.

Dikatakan juga, bahwa perekonomian di setiap cabang dan ranting mengikuti kultur dan kondisi sosial yang ada, maka perlu adanya pembelajaran khusus, yaitu melalui Sekolah Bisnis Muslim yang selama ini dikelola oleh MEK Daerah.

BACA JUGA :  PR IPM SMK Muhpat Sukorejo Gelar Musyran, Sandi Setiawan Terpilih Sebagai Ketum

“Melalui Sekolah Bisnis Muslim kita bisa mengurai dan mengetahui potensi sesungguhnya yang ada di setiap cabang dan ranting untuk dijadikan pilar ekonomi atau penyangga perekonomian warga ke depan. Juga tahun ini Sekolah Bisnis Muslim angkatan ke 4 akan kami adakan di Kawedanan Selokaton agar bisa diikuti oleh masyarakat sekitar” bebernya.

Sedangkan MEK PCM Plantungan yang diwakili oleh Tamari menyampaikan, bahwa di cabangnya usaha ekonomi yang dilakukan oleh warga Muhammadiyah sudah berjalan.

“Sampai saat ini kami memiliki usaha kecil, yaitu angkringan yang mulai berkembang dan budidaya jamur tiram, namun struktur organisasi MEK belum terbentuk” katanya.

Berbeda dengan dari Sukorejo yang disampaikan oleh Widi Mulyanta. Di PCM Sukorejo sudah terbentuk struktur organisasi MEK, namun Amal Usaha Muhammadiyah di bidang ekonomi belum terwujud secara nyata. (fur)