Baznas Kendal Bantu Sembako Kepada 24 Warga Banyuringin Positif Covid

0
46 views

KENDALMU.COM | SINGOROJO. Baznas Kendal serahkan bantuan berupa paket Sembako kepada 24 warga Banyuringin, Kecamatan Singorojo yang terpapar Covid-19. Bantuan diserahkan oleh Ketua Baznas Kab. Kendal, Syamsul Huda melalui Camat Singorojo, Sunarto yang disaksikan oleh Satgas Covid setempat, dan jajaran pengurus Baznas Kab. Kendal.

Ketua Baznas Kendal, Syamsul Huda mengatakan, Baznas merasa peduli kepada warga yang terjangkit Covid.

“Bentuk kepedulian kami wujudkan berupa Sembako untuk setiap warga yang terkena Covid-19” kata Syamsul Rabu (24/11)

Dikatakan, Sembako yang diberikan sebagai kelanjutan bantuan dari desa setempat kepada keluarga musibah.

“Sepekan lalu, pihak desa memberi bantuan dan kami melanjutkannya untuk sepekan kemudian” imbuhnya.

Syamsul berharap, warga yang terkena Covid segera sembuh, hidup normal dan melanjutkan aktifitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Diketahui, sebanyak 24 orang yang berasal dari 20 keluarga di Dukuh Banjaran, Desa Banyuringin, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19.

Camat Singorojo Sunarto mengatakan, penularan ini bermula dari satu orang dari luar kota yang ternyata telah terjangkit virus corona masuk ke Dukuh Banjaran. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap warga lain yang sempat kontak, didapat ada 23 orang telah terpapar.

”Sebanyak dua di antaranya merupakan siswa sekolah dasar” ungkap Sunarto.

“Mereka melakukan isolasi mandiri. Sedang yang sehat diungsikan ke keluarga lain,” kata Sunarto, Rabu (24/11/2021).

“Kondisi 23 orang itu kini sudah membaik. Petugas kesehatan terus memantau mereka. Dari pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten sudah memberi bantuan, termasuk  Baznas,“ jelas Sunarto.

Adanya dua siswa dari Dukuh Banjaran yang terjangkit Covid-19 telah membuat tempat mereka bersekolah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepala Dinas Pendidikan Kendal Wahyu Yusuf menyebutkan, hanya sekolah tempat dua siswa itu yang PTM-nya dihentikan.

BACA JUGA :  Surat Edaran PDM Kendal Tentang Kewaspadaan & Antisipasi Penularan Wabah Covid-19

Sedangkan sekolah lain di Kendal tetap melakukan PTM terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

“Kami memohon partisipasi kepada keluarga dan masyarakat untuk turut serta mewujudkan pencegahan penyebaran Covid 19,” jelas Wahyu.

Wahyu, mengaku secara rutin terus memantau perkembangan semua unsur yang terkait dengan pendidikan. (fur)