Ciptakan Generasi Unggul, Igaba Kendal Gelar Seminar Parenting

0
0 views
KEBERSAMAAN. Usai melaksanakan seminar parenting, peserta dan panitia berfoto bersama Anisia Kumala (foto dok isnatun)

KENDALMU.COM | WELERI. Seperti apa anak kita adalah cerminan dari orang tuanya. Jika ada masalah dengan anak kita, maka orang tuanya perlu dipertanyakan. Komunikasi keluaraga adalah hal utama dalam menyelesaikan suatu masalah. Menjalin komunikasi yang baik antara orang tua, guru dengan anak didik, anak kandung adalah kunci perkembangan anak menuju generasi unggul.

Hal itu adalah salah satu kesimpulan dari kegiatan parenting bertajuk strategi pendidikan anak usia dini untuk menciptakan geneasi unggul yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (Igaba) Kendal bekerja sama dengan Majelis Tabligh PCM Weleri pada Kamis kemarin (26/12) di aula Hikmah Weleri. Kegiatan tersebut diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari guru TK, SD dan MI Muhammdiyah.

Ketua panitia kegiatan, Isnatun, mengatakan, bahwa keluarga adalah tempat pertama bagi pembentukan dan pendidikan anak. Orang tua dan rumah adalah sekolah pertama  yang dikenal oleh anak, karena peran orang tua disini sangat penting.

“Melalui orang tualah anak akan belajar mengenai nilai-nilai dan norma sebelum  anak memasuki jenjang prasekolah yaitu pendidikan PAUD maupun  pendidikan sekolah dasar,” kata Isnatun.

“Menjadikan anak yang sesuai dengan harapan adalah dambaan ideal seluruh orangtua,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan anak yang didambakan tersebut, kata Isnatun, hendaknya harus dipelajari dan disikapi dengan berkiblat kepada pendidikan anak yang islami.

Beliau berharap kegiatan seminar parenting ini bisa berlanjut dengan tema yang berbeda dan nara sumber yang berbeda pula.

“Semakin banyak wawasan tentang parenting seorang guru akan semakin mahir dalam mengolah permasalahan yang ada dan dapat menyelesaikan dengan cara yang tepat” jelas Isnatun.

Sementara itu ketua Majelis Tabligh PCM Weleri, H. Mabrur Ghozali mencatat, kegiatan ini adalah kerja sama yang ke 2 kalinya antara Majelis Tabligh dengan Igaba yang diharapan ada sinergi yang lebih kuat antara kedua belah pihak, dan guru Igaba tercerahkan.

BACA JUGA :  Menyelesaikan Masalah dengan Percentage bar*

“Mencerahkan guru-guru PAUD ‘Aisyiyah, MI dan SD lewat siraman parenting sebagai bekal mendidik anak-anak disekolah juga di dalam keluarganya” katanya.

Dalam seminar tersebut menghadirkan psikolog, alumni Universitas Al-Azhar Cairo, Anisia Kumala. Beliau yang juga dekan Fakultas Psikologi UHAMKA Jakarta, menjelaskan, orang tua harus  memberikan tauladan yang baik bagi anak-anaknya, karena anak usia dini  adalah peniru yang ulung.

“Anak akan belajar melalui tahapan imitasi  yaitu meniru. Apa yang dilihat dan didengar anak akan ditiru oleh anak.  Jadi orang tua harus lebih berhati-hati dalam perilaku maupun perkataan,” kata Anisia.

Parenting bagi guru PAUD, dinilai oleh beliau sangat penting. Dalam pelaksanaannya, guru PAUD lebih  meningkatkan  dalam  hubungan silaturahmi  dan  kerjasama  dengan  pendidik  dan  para  orang  tua.

“Silaturahmi  dalam  rangka membuat  perencanaan  program  agar  dapat mencapai  tujuan  yang maksimal,  kepada orang tua peserta  program  parenting  hendaknya  lebih  ditingkatkan  lagi  partisipasi  dengan  cara,  sering diadakan pertemuan  rutin  setiap bulannya,” pintanya.

Untuk membahas program dan pendidikan anak usia dini, kata Anisia, hendaknya orang tua murid lebih aktif lagi dalam memberikan idea tau masukan dalam  perencanaan  program  lembaga  serta  lebih  aktif  lagi  dalam  semua  program  yang dilaksanakan oleh lembaga PAUD, termasuk TK ABA. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here