Ditandai Semaan Al qur’an, Gedung Baru RSI Resmi Operasi

0
73 views
ACARA. Salah satu acara semaan Al Quran yg digelar di gedung baru RSI Muhammadiyah Kendal. (foto dok maduri)

KENDALMU.COM | WELERI. Gedung baru lantai 8 RSI Muhammadiyah Kendal resmi beroperasi yang ditandai dengan semaan/tadarus Al qur’an bersama dan berlangsung pada Selasa malam (10/8). Semaan Al qur’an 30 juzz diikuti oleh para anggota PDM Kendal, anggota BPH, jajaran MPKU, Ketua Majelis/Lembaga, PCM sekitar, para direksi, dan pegawai struktural RSI setempat. Semaan Al quran dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok pertama bertempat dilantai 5 yang dipandu oleh Ustadz Moh Zabidin. Adapun kelompok dua di lantai dua dipimpin oleh Ustadz Ikhsan Intizam. Setiap anggota membaca Al qur’an satu juzz sesuai bagiannya.

Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, dr Suhadi, Sp. An menyampaikan rasa syukur dan gembira.

“Hasil perkembangan RSI menggembirakan, namun harus diiringi dengan pelayanan yang prima, karena beberapa pasien yang komplain dengan pelayanan yang diberikan” ujar Suhadi.

“Bahkan ada pihak yang menganggap RSI mudah mengkovidkan pasien rawat, biaya mahal, terutama yang pulang paksa” imbuhnya.

Suhari bertekad ke depan keluhan-keluhan seperti itu sudah tidak ada lagi dengan memperbaiki sistem pelayanan berbasis teknologi.

“Dengan sistem pelayanan tersebut, termasuk antrian pasien dapat terlayani dengan cepat” tegasnya.

Sementara itu Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Kendal, Taufik Husein merasa bersyukur karena gedung baru berlantai 8 yang diberi nama Prof Azhar Basyir berdampak positif dengan naiknya perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) hak MPKU.

“AUM yang berkembang dan maju, termasuk RSI harus diiringi dengan sifat ta’awun kepada AUM yang lain” kata Taufik.

Ta’awun, saling membantu yang dilakukan, kata Taufik diantaranya diberikan kepada RS PKU Muhammadiyah Boja yang masih berproses dalam membangun rumah sakit.

TA’AWUN. Ta’awun, saling, membantu SHU RSI Muh hak MPKU PDM Kendal kepada RS PKU Muhammadiyah Boja untuk pembangunan RS setempat. (foto dok maduri)

Sedangkan Ketua PDM Kendal, KH. Ikhsan Intizam menyampaikan rasa syukur karena AUM RSI dapat berkembang dan maju. Hal tersebut harus diwujudkan dengan meningkatkan daya guna dan daya manfaat.

BACA JUGA :  Pengajian Ahad Pagi Di Boja Dimulai Lagi, Hadirkan Prof Yusuf Suyono

“RSI sebagai salah satu AUM di bidang kesehatan telah mengalami perkembangan, maka disyukuri dengan meningkatkan amal yang baik dan usaha yang baik pula” kata Ikhsan.

Dia berharap ke depan AUM di Kendal semakin berkembang dengan mendahulukan amal sholeh dilanjutkan dengan berusaha dengan cara-cara yang baik pula.

Menyinggung tentang tahun baru Islam, Ikhsan membeberkan tentang sejarah dimulainya tahun baru Islam.

“Perumusan diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khatab untuk menyusun kalender Islam dengan mengundang para sahabatnya” kata Ikhsan.

Dalam rumusan tersebut, katanya terdapat beberapa usulan diantaranya menggunakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, namun juga ada yang mengusulkan dengan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

“Usulan dari Ali bin Abi Tholib, yaitu peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Yatsrib dijadikan tonggak dan momentum besar dalam Islam dimana hijrah merupakan simbol perpindahan jaman jahiliyah ke masyarakat madani” ungkap Ikhsan.

Sebelumnya diberitakan, Kepala DPUPR Kab. Kendal, Sugiyono menilai bangunan gedung baru lantai 8 RSI Muhammadiyah Kendal layak dioperasionalkan, namun untuk mengoperasionalkan tidak serentak melainkan bertahap.

Hal tersebut dikatakan oleh Sugiyono pada Rabu (4/8) ketika berkunjung ke RSI Muhammadiyah Kendal.

Menurut Sugiyono, ada beberapa hal yang harus dipenuhi, salah satunya gapura masuk dan akses masuk mobil damkar sehingga ketika terjadi kebakaran akses masuk bisa mudah.

Kepala DPUPR juga menyampaikan, untuk perpanjangan ijin operasional gedung baru RSI Muhammadiyah Kendal dengan 8 lantai secara fisik laik fungsional. Artinya sudah memenuhi standar.

“Kalau melihat fisik karena ada pembatas tengah jalan sehingga mobil damkar tidak muat masuk lingkungan RSI. Sehingga harus bisa diselesaiakan pihak RSI,” katanya. (fur)