Eti Kurniawati Non Muslim Diangkat Sebagai Guru di MAN, Bagaimana Tanggapan Muhammadiyah?

0
41 views
NON MUSLIM. Eti Kurniawati (paling kiri) guru mata pelajaran Geografi bersama guru lain di MAN Tana Toraja

KENDALMU.COM | JAKARTA. Eti Kurniawati, seorang guru geografi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) viral dimedia sosial. Pasalnya perempuan itu beragama non Islam yang ditempatkan di Madrasah Aliyah Negeri ini (MAN) Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan dinilai tidak sesuai, karena kedepanya ia tidak mengenakan busana muslim selama mengajar.

Dikutip dari halaman resmi website Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang di posting pada 27 Januari 2021 kemarin, Eti Kurniawati, batal mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Alasannya, pada tanggal 19 Januari lalu dirinya bersama delapan orang CPNS lainnya karena terkonfirmasi postif Covid 19 berstatus tanpa gejala (OTG).

Eti pun baru mengetahui lokasi penempatannya setelah membuka amplop coklat berisi SK yang diserahkan oleh Kepala Subbagian Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Sulsel, H.Burhanddin, MM di ruang kerjanya, Selasa 26 Januari 2020.

Wanita berambut lurus ini mengatakan, dirinya sama sekali tidak menduga akan ditempatkan di MAN Tana Toraja, karena ia beragama kristen.

“Awalnya saya kaget ketika menerima SK dan mengetahui bahwa saya ditempatkan di MAN Tana Toraja. Saya pikirnya akan ditempatkan di sekolah umum sesuai agamaku”, ungkapnya.

“Tapi ya karena saya yakin ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya, maka akan saya jalani sebaik mungkin dan berusaha beradaptasi dengan lingkungan yang baru nantinya”, tambahnya.

Alumni UNM Makassar ini mengaku, akan berusaha untuk dapat melangkah sesuai dengan kaidah agamanya yang juga menghargai perbedaan keyakinan orang lain. “Contohnya, karena lingkungan tempatku nanti semua pada pakai jilbab maka saya harus beradaptasi dengan menggunakan baju lengan panjang dan rok panjang pula”, jelasnya.

Wanita yang selama ini berdomisili di Kota Makassar merasa tidak asing dengan lokasi penempatannya. Terlebih leluhurnya juga berasal dari Tana Toraja.

BACA JUGA :  Ciptakan Generasi Unggul, Igaba Kendal Gelar Seminar Parenting

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat ini akan segera ke Tana Toraja, sebagaimana imbauan Kasubbag Kepegawaian dan Hukum, H.Burhanduddin bahwa CPNS yang telah menerima SK untuk segera melapor kepada Kakan Kemenag dimana ia ditempatkan.

“Dalam.minggu ini saya akan segera ke Tana Toraja setelah selesai mengurus berkas-berkas saya untuk dibawah kesana”, tuturnya.

Pengangkatan Eti Kurniawati sebagai CPNS yang ditempatkan di MAN Tana Toraja menarik perhatian sebab Eti merupakan pemeluk agama Kristen.

Dikutip laman muhammadiyah.or.id, Ketua PP Muhammadiyah prof DR H Dadang Kahmad, M.Si menganggap pengangkatan tersebut tidak masalah sepanjang memenuhi tiga unsur: pertama tempat, kedua kedaruratan, dan ketiga tidak mengajar pelajaran agama Islam.

Menurut Dadang, jika suatu daerah itu merupakan daerah dengan jumlah umat muslim yang minoritas dan tidak ada tenaga pengajar muslim lainnya, maka layak untuk menempatkan guru yang berbeda agama di madrasah Islam dengan catatan tidak mengajar pelajaran agama.

Sebaliknya, jika suatu daerah itu merupakan daerah dengan penganut Islam mayoritas, maka pengangkatan tersebut hendaknya dipertimbangkan kembali.

“Logikanya muslim mayoritas 80 persen lebih, kenapa mesti memakai guru beragama lain kalau masih banyak yang beragama Islam. Kecuali di daerah minoritas muslim yang gurunya terbatas,” jawabnya.