Gelar One Day Seminar, SMK Muga Weleri Gandeng PT MMKI (Siapkan 10 Lulusan TKRO Ikuti Seleksi Calon Tenaga Kerja)

0
1 views
CINDERA MATA. Deputy Manager HRD PT MMKI, Ratna Suryani menerima cindera mata dari kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, H. Yusuf Darmawan ( foto dok gofur)

KENDALMU.COM | WELERI. SMK Muhammadiyah 3 (Muga) Weleri kembali menggandeng sebuah perusahaan besar untuk menyalurkan lulusan sebagai calon tenaga kerja profesional.

Adalah PT Mitsubishi Motors Krama Yuda Indonesia (MMKI) sebagai mitra SMK Muhammadiyah 3 Weleri pada Jum’at (6/12) menggelar One Day Seminar.

Deputy Manager HRD Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Ratna Suryani menyampaikan, seminar ini sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) MMKI kepada dunia pendidikan.

“CRS ini dimaksudkan untuk mensuport pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dan pihak MMKI sudah mensuport 20 SMK termasuk SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal” kata Ratna.

Beliau memahami, bahwa link anda macht sebagai bentuk singkronisasi dan sinergi antara pihak sekolah dengan dunia industri dalam menyiapkan tenaga kerja.

“Dalam hal ini berarti kurikulum yang dibuat pihak sekolah selaras dengan kebutuhan industri” ujarnya.

Sementara itu, Manager Recruitment and Training PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Rakhmat Aji Pratomo memaparkan, bahwa pihak perusahaan dalam program link and macth diharapkan tersedianya calon tenaga yang mampu memproses membuat mobil.

“Biasanya yang kita lihat adalah service mobil, tetapi kalian nantinya akan membuat mobil, dan dalam pembuatannya apa yang dikerjakan, butuh berapa waktu berapa lama” kata Aji.

Dijelaskan, sebelum praktek membuat mobil diawali dengan training selama 12 hari.

“Kuota kami 10 orang. Selama training di PT MMKI seluruh peserta mendapat fasilitas sesuai standar, mulai dari antar jemput, penginapan, kesehatan, makan, dan fasilitas lainnya” ungkapnya.

Disebutkan pabrik yang berada di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat ini dalam membuat mobil dengan dua poin utama , yakni High quality dan Reliable Products serta Environmentally friendly. Dalam mengoperasionalkan mesin, seluruh calon tenaga kerja di PT MMKI dikenalkan budaya kerja dan proses produksi manufacturing.

BACA JUGA :  Pemimpin Menjadi Penentu Keberlangsungan di Masa Kritis

“Diawali dengan tahap stamping, dilakukan pembentukan komponen body atau kerangka awal. “Lalu pada tahap welding, dilakukan penyatuan kerangka-kerangka awal dengan pengelasan,” terang Aji.

CERIA SEMANGAT. Peserta One Day Seminar, siswa kelas XII dan XI jurusan TKRO ceria dan semangat mengikuti seminar (foto dok gofur)

Proses selanjutnya menurut Aji adalah painting. Pada fase ini, body kendaraan yang telah disatukan dengan pengelasan ini, akan dicat. Berikutnya, memasuki tahap assembling, yaitu tahap finishing. Body kendaraan yang telah di cat dipasangi berbagai komponen-komponen. Misalnya mesin, part-part lainnya. Dalam proses ini kendaraan akan dilakukan uji coba ketahanan air dengan melihat apakah ada kebocoran, dan juga diperiksa kembali apakah ada body yang penyok, part yang tidak terpasang, dan lainnya.

Pabrik Mitsubishi menerapkan prinsip ramah lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan melakukan upaya penghematan air tanah dengan melakukan daur ulang untuk air limbah, dan menggunakan air hujan dalam proses produksinya dengan proporsi daur ulang hingga 70 persen.

Diketahui pabrik MMKI sendiri seluas 51 hektare (ha). Dengan total investasi sebesar Rp 7,5 triliun, Mitsubishi Motors memiliki 51 persen saham, Mitsubishi Corporation dengan 40 persen, dan Krama Yudha Group sebesar 9 persen saham. Total karyawannya sendiri sebanyak 3000 tenaga kerja.

Sedangkan kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, H. Yusuf Darmawan mengatakan, bahwa One Day Seminar ini untuk memberikan pengetahuan dan pencerahan kepada siswa tentang PT MMKI dengan segala proses pembuatan mobil, dan kami diminta melakukan perekrutan siswa untuk mengikuti seleksi dan training.

“Bulan Januari 2020 kami diminta melakukan perekrutan 10 siswa dan 1 guru sebagai Trainer Of Trainer untuk diikutkan dalam seleksi dan training di PT MMKI” kata Darmawan.

MMKI divisi manufacturing, kata Darmawan, akan melakukan kontrak kerja dengan lulusan kami dan diterima.

“Kami akan menyiapkan lulusan jurusan TKRO dan tentunya berharap anak-anak kami dapat diterima sebagai tenaga kerja baik di segmen servis centre maupun di pabriknya” harapnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Kendal Siap Berwirausaha

One Day Seminar yang berlangsung sehari penuh diikuti oleh 100 siswa jurusan TKRO, terdiri dari 80 siswa kelas XII dan 20 siswa kelas XI (kang fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here