Jangan Sekali-kali Manfaatkan Organisasi Untuk Kepentingan Politik Praktis

0
3 views
Drs. H. Ahmad Dahlan Rais saat memberikan tausyah pada saat Tabligh Akbar

KENDALMU.COM | KENDAL. Pemuda Muhammadiyah didirikan agar ke depan menjadi kader dakwah, tetapi malah ke politik (praktis). Apakah (Pemuda Muhammadiyah) tidak boleh ke politk ? Boleh banget. Tetapi yang jelas, kalau memang sudah berninat, mempunyai niat, kemudian berlatih, dan mencari bekal politik silahkan berpolitik. Jangan ketika di Pemuda Muhammadiyah mengggunakan organisasi untuk kepentingan politik, apalagi politik praktis. Kalau politik kebangsaan saya rasa sudah melekat pada diri Pemuda dan Muhammadiyah.

Demikian pernyataan Wakil Ketua PP Muhammadiyah, A. Dahlan Rais ketika menyampaikan tabligh akbar dalam rangka pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhamadiyah Kendal periode Muktamar ke 16 (2019-2023) di DPRD Kab. Kendal beberapa waktu lalu.

Beliau mengatakan, terdapat perbedaan antara politik dan dakwah.

“Kalau politik itu seperti cuaca, berubah dengan cepat.” ucap Dahlan Rais. “Tadi pagi kelihatan mendung, sekarang terang benderang. Sebentar lagi mungkin mendung, tetapi bisa tidak jadi hujan” lanjutnya mengibaratkan politk seperti cuaca.

Dia menjelaskan, politik terbiasa menyalahi keajegan (keluar dari pakem). Sebaliknya, dakwah itu seperti air mengalir yang ajeg, mengalir pelan, lama, membosankan, dan tidak cepat hasilnya. “Maka pesan saya, jangan sekali-kali untuk bosan berdakwah,” pintanya.

Menurut adik kandung Amien Rais, Pemuda Muhammadiyah berdakwah adalah jalan pilihannya.”Kita mengklaim sebagai Pelopor, Pelangsung dan Penyempurna cita-cita Muhammadiyah. Maka bekalilah diri anda”

Pelantikan PDPM Kendal juga dihadiri oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa. Dalam sambutannya beliau mengatakan, dengan dilantiknya kepengurusan PDPM Kabupaten Kendal yang baru, diharapkan bisa ikut membantu membangun Kabupaten Kendal yang lebih kongrit. Terlebih, saat ini Kendal merupakan satu-satunya kabupaten yang diharapkan bisa menjadi penyangga perekonomian di Jawa Tengah.

“Untuk itu, masyarakat Kendal khususnya pemuda Muhammadiyah bisa memberikan sumbangsih kepada pemerintah agar Kabupaten Kendal bisa maju perekonomiannya. Sumber Daya Manusia di pemuda Muhammadiyah hebat-hebat,” katanya.

BACA JUGA :  Serangan Nine Eleven yang Mengguncang Dunia (Bagian 2)

Apalagi dengan akan munculnya Kawasan Ekonomi Khusus(KEK), Kendal benar- benar menjadi kabupaten yang tak dipandang sebelah mata oleh kabupaten lain.

“Saya minta doanya. Semoga saya mampu menghadapi ini semua. Semoga saya tetap sehat dan Kabupaten akan lebih maju,” ungkapnya.

Kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah Kendal dilantik oleh ketua PWPM Jawa Tengah, Eko Pujiatmoko. Kepemimpinan baru, menjabat sebagai ketua Luthfi Ahyani, sekretaris Tamari, dan bendahara Hary Sofyan Saputra.

Ketua PDPM Kendal, Lutfi Ahyani mengatakan, sesuai dengan tema pada Musda PDPM, ia akan ikut serta memajukan Kabupaten Kendal, selain dakwah keislaman. Untuk dakwah keislaman ini, PDPM sedang fokus memunculkan ulama- ulama muda.

“Ke depan, imam-imam, khotib- khotib yang bakal dimunculkan adalah yang muda- muda,” katanya.

Sedangkan untuk memajukan Kabupaten Kendal, PDPM siap bekerja sama dengan Pemkab untuk bersama- sama membangun kabupaten yang yang kini masih terus berbenah ini. “Saya berharap, pemuda Muhammadiyah harus mempunyai kompetensi keagamaan. Karena umat itu butuh panutan. Pemuda Muhammadiyah juga harus punya kompetensi agar tak ketinggalan informasi yang berkembang pesat,” ucapnya. (Gofur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here