[KABAR MUKTAMAR] Dahlan Rais ‘Ngontel Bareng’ Warga Syiarkan Muktamar.

0
157
KULONUWUN. Ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais mengucapkan 'kulonuwun' sebagai ungkapan orang jawa saat ijin memasuki rumah, isyarat bahwa Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Surakarta 1 -5 Juli 2020 akan segera berlangsung.

KENDALMU.COM I SURAKARTA. Beragam cara untuk mensyiarkan Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, diantaranya adalah ‘ngontel bareng’ atau dengan istilah ‘Gowes’. Seperti yang dilakukan oleh warga solo pecinta sepeda ontel bersama ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais.

Dilansir dari humas Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sekitar 500an warga Muhammadiyah ikut bersepeda bareng bertajuk Gowes To Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Mereka  berhasil mengayuh sepeda sejauh kurang lebih 40 kilometer dari Sragen ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ahad (26/1/2020). Dimulai dari Masjid Raya Al-Falah Sragen sebagai titik kumpul dan start, para peserta dilepas oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum. pada pukul 07.00 WIB.

Dahlan Rais menyampaikan, kegiatan menyehatkan tersebut digelar dalam rangka mensyiarkan kepada masyarakat umum sekaligus momentum untuk meminta ijin atau Kulo nuwun kepada masyarakat bahwa Surakarta khususnya UMS akan menjadi tuan rumah Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. “Gowes ini momentum untuk mensyiarkan dan Kulo nuwun pada masyarakat bahwa Solo akan jadi tuan Rumah Muktamar ke-48, pada tanggal 1-5 Juli 2020” ungkapnya.

Alasan bersepada bareng ini dijadikan agenda Semarak menyambut Muktamar. Dahlan Rais mengatakan bersepeda merupakan olahraga yang banyak diminati serta menyehatkan. “Bersepeda juga olahraga yang murah, bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Jadi siapapun boleh mengikuti kegiatan ini (gowes)” lengkap adik dari tokoh reformasi Indonesia Amien Rais itu.

Pagi itu, peserta yang datang dari kontingen PDM se-Soloraya dan sekitarnya menikmati sarapan Soto khas Sragen dan Nasi Tumpeng di halaman masjid Raya Al-Falah.  Saat bendera Muktamar dikibarkan sebagai simbol pelepasan peserta, ratusan sepedapun diayuh dengan santai. Tampak senyum sumringah dan semangat muncul dari tiap wajah peserta.

Dikawal ketat oleh Pasukan KOKAM Se-Solo Raya, peserta diarahkan ke pitstop pertama yakni Masjid An-Nuur Kecamatan Masaran, Sragen. Disana peserta beristirahat dan dibagikan kupon undian. Selepas rasa lelah hilang, rombongan peserta dengan jersey warna orange bermotif logo muktamar, melaju ke pitstop kedua yaitu Griya Solopos. Di kantor tersebut, rombongan disambut oleh direksi Solopos sekaligus mengabadikan momen bersama di depan kantor yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto Surkarta itu.

Tibalah peserta ke tujuan akhir, yakni Gedung Induk Siti Walidah UMS. Di gedung tersebut, peserta istirahat sejenak, sembari mengumpulkan kupon undian dan menikmati jajanan pisang dan kacang rebus. Setelah melepas lelah, kegiatan diakhiri dengan pengundian door prize. Hadiah yang disiapkan oleh panitia berupa aksesoris olahraga sepeda, seperti celana olahraga, botol air minum, helm sepeda dan tak ketinggalan sepatu sepeda dengan warna merah mengkilat.

Bagi para warga, simpatisan Muhammadiyah dan Masyarakat umum yang belum bisa mengikuti gowes perdana kali ini, tenang saja. Panitia telah menjadwalkan gowes selanjutnya pada tanggal 23 Februari 2020 dari Karanganyar menuju UMS. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here