[KABAR MUKTAMAR] Diprediksi 1,5 Juta Penggembira Datang Di Muktamar

0
0 views

KENDALMU.COM | SURAKARTA. Panitia lokal Muktamar ke-48 Muhammadiyah Surakarta 2020 terus mempersiapkan berbagai fasilitas akomodasi bagi para peserta dan penggembira. Berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) hingga rumah-rumah warga, terus disiapkan guna menyambut warga Muhammadiyah yang akan hadir untuk menyemarakkan muktamar di Surakarta.  Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Surakarta akan berlangsung 1-5 Juli 2020.

Perhelatan lima tahunan tersebut seperti biasa akan dihadiri para penggembira Muktamar, selain para utusan Muktamar. Tetapi untuk Muktamar ke 48 tersebut diprediksi jumlah penggembira mencapai 1,5 juta orang. Sekretariat Muktamar mengabarkan, untuk menyambut penggembira Muktamar pihak panitia telah menyiapkan fasilitas, yaitu tempat serta mendata berbagai amal usaha Muhammadiyah (AUM) sepeti sekolah, PAY, masjid dan rumah-rumah warga.

“Seluruh AUM kita manfaatkan untuk penginapan para penggembira Muktamar” kata koordinator sie penggembira Muktamar, Reynal Falah pada Rabu (16/1)

“ Dan diperkirakan penggembira yang akan datang 1,5 juta” imbuhnya.

Dalam menanggapi antusias tersebut ,panitia Mukatamar sudah mempersiapkan segala kebutuhan bagi penggembira sebesar 60% namun sampai saat ini masih banyak AUM yang belum terdata. Sejauh ini sekitar 44 sekolah telah terdata oleh panitia penggembira.

“Tidak hanya fasilitas istirahat, panitia telah mempersiapkan tempat Wisata, kuliner yang akan dikunjungi saat Muktamar. Kami juga menyiapkan tempat wisata dan kuliner yang ada di Solo” imbuh Falah.

Beliau menyarankan seluruh penggembira Muktamar untuk mendaftar melalui situs resmi Muktamar.

“Bagi peserta yang ingin mendaftar menjadi penggembira, silahkan menunjuk satu koordinator kemudian mencantumkan sejumlah identitas diri peserta dari PDM, PCM,PRM terkait untuk di upload ke muktamar.48.id” pintanya.

Falah menyarankan bagi semua penggembira mempersiapkan bekal, seperti kondisi badan, obat pribadi dan identitas diri selama berada di Solo.

BACA JUGA :  Tiga Pesan Ustadz Zabidi Di Akhir Tahun. Apa Itu..?

Terkait dengan peserta penggembira yang menginap di AUM harus mematuhi peraturan yang telah ditentukan.

“Selain itu semua penggembira mematuhi aturan yang ada dan tidak berpindah-pindah tempat penginapan” pungkasnya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here