Kapolres Kendal Ajak Warga Muhammadiyah Tangkal Berita Hoaks

0
0 views
foto dok. joe

KENDALMU.COM |KOTA KENDAL. Kapolres Kendal melalui Kasat Binmas, AKP Ahmad Shodiqin, S.Ag  mengajak warga Muhammadiyah Kendal untuk menangkal berita hoaks dan radikalisme. Hal tersebut terungkap dalam pengajian interaktif yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah di aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kendal Sabtu (14/3).

Beliau menjelaskan, Media Sosial dalam perkembangannya mempunyai pengaruh positif dan negatif bagi penggunanya, dan harus cerdas penggunaannya.

“Bijaklah dalam bermedia sosial,” pinta Ahmad Shodiqin.

Menurutnya, berita hoaks merupakan dampak negatif dari media sosial yang akan berpengaruh terhadap ideologi, politik, sosial, ekonomi dan budaya.

“Dunia digital rentan hoaks,” tegas

Kasat Binmas menambahkan, hoaks bukan merupakan masalah baru, sejak dahulu zaman Rasul sudah ada berita hoaks, bahkan ada hadis palsu.

“Untuk saat ini pemerintah sudah berupaya membatasi berita hoaks dengan menerbitkan UU ITE,” ujarnya.

Berita Hoaks, lanjut Ahmad, akan berdampak terhadap paham radikalisme, terutama berita yang memuat sentimen agama.

“Perilaku terorisme erat kaitannya dengan agama, terutama orang yang berkiblat pada jihad,” Katanya.

Beliau berharap, warga Muhammadiyah khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah mampu memberikan edukasi dalam bersosial media.

Hadir juga sebagai nara sumber ketua PDM Kendal, KH. Muslim.

Beliau mengatakan, Muhammadiyah mengajarkan tabayyun, klarifikasi dalam segala hal.

“Muhammadiyah memiliki etika dalam menerima informasi, mengedepankan diskusi dan tidak grusa-grusu” kata Muslim.

“Orang cerdas tidak grusa-grusu” tegasnya.

Muhammadiyah  menurut Muslim ingin mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, yang dicita-citakan oleh pendiri Muhammadiyah, KH.Ahmad Dahlan dengan berpegang teguh terhadap Al-Quran dan Sunnah.

“Sebagaimana sabda Rasul, beliau mewariskan dua hal pada umatnya yaitu Alquran dan As-sunnah, yang berpegang teguh pada keduanya akan selamat,” katanya.

BACA JUGA :  Patuhi Protokol Kesehatan, Majelis Dikdasmen Gelar Seleksi Calon Guru Baru, Diikuti 34 Pelamar

Muslim menerangkan, sebaik-baik manusia ialah orang yang bisa memberi manfaat kepada orang lain, bukannya memberi mudhorot kepada orang lain. Dia juga mengajak untuk bersama berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Dengan pengajian interaktif ini, diharapkan kita bisa membantu menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah,” tuturnya

Sedangkan ketua umum DPD IMM Jawa Tengah, Badrun Nuri mengatakan kegiatan pengajian interaktir diselenggarakan dalam rangka semarak Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Beliau menjelaskan, IMM yang dipimpinnya telah menerima amanat dari PWM untuk menyelenggarakan kegiatan pengajian interaktif.

“Maka kami memilih Kendal sebagai pusat kegiatan pengajian yang bertemakan ‘Mempertegas Moderasi Muhammadiyah Tangkal Hoaks dan Radikalisme” katanya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here