Beranda Dinamika Ketua PDM Kendal Meninggal, Sani Arrahman; Menjaga dan Memelihara Muhammadiyah itu Bukan...

Ketua PDM Kendal Meninggal, Sani Arrahman; Menjaga dan Memelihara Muhammadiyah itu Bukan Perkara Mudah

0
219 views

KENDALMU.COM | WELERI. Warga Muhammadiyah Kendal kehilangan tokoh terbaiknya, KH. Muslim (70), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal yang meninggal Rabu (24/3) pukul 09.48 WIB di RSI Kendal karena sakit.

Beliau menjabat Ketua PDM Kendal selama empat periode, yakni 1985-1990, 2005-2010, 2010-2015, 2015-sekarang.

Di luar Muhammadiyah Muslim yang lahir di Klaten 15/7/1951 pernah menduduki Wakil Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kab Kendal, dan Wakil Ketua MUI Kab. Kendal.

Almarhum adalah pejuang Islam lewat Muhammadiyah, karena sebagaian besar hidupnya diabdikan dalam persyarikatan Muhammadiyah.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu anaknya, Sanni Arrahman dalam upacara pemberangkatan jenazah ayahnya.

“Menjaga dan memelihara Muhammadiyah itu bukan perkara yang mudah, kadang membuat luka di hati. Karena saking sayangnya dengan Muhammadiyah kadang kalau maido kebablasen, karena ingin mengembangkan Muhammadiyah kadang campur padu. Ketika rapat menghadapi masalah yang besar dan harus terlewati dengan baik, dan Saya yakin selama Bapak saya memimpin Muhammadiyah ada diantara mereka cuwil hatinya’ ungkap Sanni di hadapan ribuan pelayat yang hadir.

Sanni Arrahman melanjutkan, atas nama keluarga memohonkan maaf dan mohon dimaafkan.

“Saya atas nama keluarga, dan salah satu putranya mohon dimaafkan kesalahan almarhum, dan mohon didoakan” pintanya.

Jika sudah dalam kondisi seperti ini, kata Sanni tidak ada yang dibutuhkan lagi kecuali ampunan dari Allah.

Di bagian akhir Sanni mengingatkan, anak almarhum tidak hanya dirinya.

“Seluruh anak muda, aktifis di Muhammadiyah adalah anak-anak almarhum yang siap menggantikan almarhum” ujarnya.

“Siapa bilang setelah Pak Muslim meninggal tidak ada penggantinya. Masih banyak anak-anak muda hebat dengan wajah-wajah dan karakter-karakter Pak Muslim yang berbeda” katanya.

Sekretaris Daerah (Setda) Kab. Kendal, Moh. Toha atas nama pemerintah Daerah Kab. Kendal mengatakan KH. Muslim tidak hanya tokoh agama dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA :  Mina Sari Tebar Shodaqoh Sembako, Di Kota Kendal Bagikan 350 Paket

“Almarhum bukan hanya milik Muhammadiyah, tetapi milik masyarakat luas, utamanya masyarakat di Kendal. Semasa hidupnya beliau sangat berjasa untuk ikut membangun Kab. Kendal, juga tokoh pendidikan dan tokoh kesehatan, dengan adanya KH Muslim pendidikan dan kesehatan di Kab. Kendal maju” kata Toha.

Sedangkan Ketua PWM Jawa Tengah, KH. Tafsir mengatakan kita merasa kehilangan beliau sebagai orang tua, guru, ulama’ dan pemimpin.

“Beliau dalam masa hidupnya telah berjuang untuk Islam, ummat, kemanusiaan , bangsa secara total apa yang almarhum miliki semasa hidupnya” kata Tafsir.

Dengan perjuangannya dalam Islam, kata Tafsir kita berkeyakinan almarhum adalah orang baik dan khusnul khatimah.

“Seharusnya kita memaafkan beliau, dan tugas kita adalah meneladani dan meneruskan perjuangan beliau. Atas nama Pimpinan Muhammadiyah di semua tingkatan kami ikut berbela sungkawa yang dalam, mari kita teladani dan teruskan perjuangan beliau” pinta Tafsir.

Tampak hadir dalam upacara pelepasan jenazah antara lain jajaran PDM Kendal, jajaran PWM Jateng, jajaran Lazismu Wilayah Jateng, PCM se Kab. Kendal dan warga Muhammadiyah.

Usai upacara jenazah diberangkatkan menuju Masjid An-Nur Kedonsari, Penyangkringan untuk disholati secara berjamaah dengan imam Ustadz H. Iskhaq kemudian dikebumikan di TPU Kendayaan, Penyangkringan, Weleri. (fur)