Ketua PDNA Kendal Ikuti Tanwir di Kota Pempek, Kenalkan Produk Buana

0
221
PRODUK NA. Ketua PDNA Kendal, Ellyana Eka Hutami menyerahkan senampan bingkisan hasil produk PCNA Sukorejo, egg roll mocaf kepada Ketua Umum PPNA, Dyah Puspitasari. (foto dok elliana)

KENDALMU.COM | WELERI. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kendal, Elliana Eka Hutami mengikuti perhelatan Tanwir ke II di kota Pempek, Palembang yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul ‘Aisyihyah (PPNA). Sedangkan kehadiran Elliana adalah sebagai peserta utusan dari eks Karesidenan Semarang.

Tanwir di Nasyiatul ‘Aisyiyah adalah permusyawaratan tertinggi setelah Muktamar diselenggarakan oleh PPNA setiap dua tahun sekali bertujuan menyampaikan kebijakan organisasi atas penyelenggaraan muktamar, tanwir sebelumnya dan penyelesaian masalah organisasi serta keuangan.

Sedangkan Tanwir ke dua di Palembang tahun ini terbagi dalam dua kegiatan, yaitu pra Tanwir, dan Tanwir sebagai lembaga permusyawaratan.

“Karena itu NA menggelar Tanwir dengan tujuan untuk melakukan reaktualisasi dan rekontekstualisasi visi gerakannya sekaligus ajang silaturahmi dengan perwakilan Nasyiatul Aisyiyah dari 32 Provinsi” kata ketua umum PPNA melalui anggota Tim Media Center Tanwir II NA, Mona Athalina sebagaimana dikutip di laman sieradMU.com.

Menurutnya, dalam Tanwir akan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Umum Pusat Aisyiyah, Siti Noorjannah Djohantini, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan MPK) RI, Muhajir Effendy, ketua Dewan Pertimbangan MUI, Dien Syamsudin dari MUI, manta ketua MPR, Zulkifly Hasan, pengusaha sukses dan mantan calon Wakil Presiden RI, Sandiaga S, Uno,  kepala BKKBN, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki, dan Gubernur gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru.

Ketua PDNA Kendal, Elliana Eka Hutami berharap, Tanwir mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis di bidang keluarga dan ekonomi.

“Amanat tanwir dari Ketua Umum PP Muhammadiyah diharapkan agar Nasyiatul ‘Aisyiyah menjadi center ‘Baiti Jannati’ dalam keluarganya untuk menghadapi arus perubahan sosial” katanya.

Menurutnya, agar di dalam anggota NA tercipta baiti jannati, maka keluarga sebagai pilar utama mengedepankan akhlakul karimah sesuai tema tanwir 2 ‘Gerakan Keluarga Muda Tangguh Nasyiah Untuk Kesejahteraan Bangsa’.

Di bidang ekonomi diharapkan NA dapat menjadi pilar ekonomi dengan mengoptimalkan peluang usaha kecil menengah melalalui kreatifitas kader nasyiah dan melakukan pendampingan terhadap kaum mustadz’afin.

Dijelaskan oleh Elliana, PDNA Kendal melalui PCNA Sukorejo telah memiliki amal usaha, yaitu Buana, sebuah amal usaha yang memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman ringan bertagle Nasyiatul ‘Aisyiyah Mikir Rakyat (NAMIRA), seperti egg roll mocaf, yang telah menunjukan eksistensinya dengan marketing konvensional maupun online.

“Dalam Tanwir di Palembang ini kami sedang berusaha agar produk Buana masuk dalam komunitas OKE OCE yang digagas dan didirikan oleh bang Sandiaga Uno” harapnya.

“Saat ini Buana Kendal sudah masuk dalam buku Best Practice Buana, sebuah buku yang diterbitkan oleh Departemen Ekonomi PPNA. Buku tersebut berisi tentang produk-produk Buana skala Nasional” pungkasnya. (Dyah Anggraeni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here