Home Dinamika Lazismu Daerah Kendal Sosialisasikan Transisi Bapelurzam Ke Lazismu

Lazismu Daerah Kendal Sosialisasikan Transisi Bapelurzam Ke Lazismu

0
23 views
SOSIALISASI. Kepala Kantor Lazismu Daerah Kendal, Agus Wahyudi, menyampaikan sosialisasi dari Bapelurzam menuju Lazismu. (foto dok agus)

KENDALMU.COM | PLANTUNGAN. Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Kendal menggelar sosialisasi tentang transisi dari Badan Pelaksana Urusan Zakat Muhammadiyah (Bapelurzam) menuju Lazismu. Sosialisasi berlangsung pada Jum’at siang (20/11) di Plantungan.

Kepala Kantor Lazismu Daerah Kendal, Agus Wahyudi, mengatakan, perlu kesadaran kolektif para pengurus Lazis, bahwa telah terjadi perubahan di Muhammadiyah tentang zakat, infaq dan shadaqah.

“Beberapa tahun lalu Kendal moncer dengan Bapelurzam yang digagas dan dilaksanakan oleh almarhum KH. Abdul Barie Soim” kata Agus.

Dengan turunnya SK Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2002 tentang Lazismu, lanjut Agus, mestinya dengan sendirinya Bapelurzam di Kendal bisa menyesuaikan.

“Tetapi untuk menyesuaikan itu dibutuhkan waktu dan harus disosialisasikan” ujarnya.

“Meskipun sama-sama menghimpun ZIS, mencatat, dan mensistribusikannya, tetapi Lazismu pendistribusiannya lebih merata”

Pasalnya, Bapelurzam terkesan masih bersifat cabang dan ranting di cabang tersebut, pendistribusiannya tidak menyentuh lintas cabang.

“Berbeda dengan Lazismu yang mengutamakan pendayagunaan dan pendistribusiannya lebih merata” ungkapnya.

Beliau menerangkan, Lazismu pendayagunaannya sekarang lebih berkualitas dengan program unggulan studi lanjut Strata 2.

“Alhamdulillah, ada dua orang yang kami beri beasiswa studi lanjut S2” tutur Agus.

Beliau berharap sosialisasi ini mampu menjadikan lebih tertib laporan tertulisnya dalam pemakaian dana Lazismu dan kedepan lebih berkembang.

Sedangkan Manager Teritori, Hari Sofyan Saputra, menyampaikan, Lazismu sebuah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat.

“Masyarakat dapat kita berdayakan secara produktif melalui dana zakat, infaq dan shadaqah” kata Hari.

Adapun sumber zakat, infaq dan shadaqah sesuai ketentuan, menurut Hari, dari para muzakki, lembaga, perusahaan, dan instansi lainnya.

Dikatakan juga dengan hadirnya Lazismu, warga Muhammadiyah sudah tidak ragu lagi kebermanfaatannya.

BACA JUGA :  Akhmad Sofi Irwanto Terharu Gantikan Nurudin Sebagai Plt SD Muhammadiyah Purin

“Selain di SK kan oleh PP Muhammadiyah, Lazismu juga dikukuhkan oleh Menteri Agama RI melalui Surat Keputusan Nomor 457/21 November 2002” ujarnya. (fur)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here