Lazismu Kendal Dampingi Bupati Tanam Bibit Alpukat

0
85 views

KENDALMU.COM | SUKOREJO. Lazismu Kendal mendampingi Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menanam bibit alpukat di lahan milik petani desa Gentinggunung, Sukorejo pada Sabtu (13/3).

Penanaman bibit alpukat dimaksudkan sebagai upaya penegakkan di tanah-tanah labil yang mampu menahan erosi.

“Dipilihnya bibit alpukat karena secara ekonomis harganya tinggi dan secara ekosistem juga merupakan tegakan yang bisa menahan erosi” kata Ketua Lazismu Daerah Kendal, Sutiyono.

Dikatakan, diawali keprihatinan yang dirasakan oleh paguyuban petani desa Gentinggunung karena melihat lingkungan sekitar terjadi kerusakan, dan kemauan untuk memperbaiiki lingkungan mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti Lazismu, Kahmi, KPH, BMT Bismillah Sukorejo, alumni PGA Weleri, dan beberapa simpatisan pecinta lingkungan.

Sutiyono berharap penanaman alpukat jenis  pluwang memiliki manfaat ganda tidak sepeti alpukat pada umumnya.

“Alpukat pluwang termasuk jenis alpukat mentega yang terkenal dengan ukuran buahnya besar. Bobot satu buah rata-rata mencapai berat 1 – 1.2 kg/buah” kata dia.

Buah alpukat pluwang, lanjut Sutiyono, memiliki akar yang kuat, buahnya ada yang mampu mencapai berat hingga 2 kg per buah, setara dengan tiga kali lipat lebih besar daripada jenis alpukat lokal pada umumnya.

Kelebihan lain alpukat pluwang menurutnya bentuk buahnya unik, selain ukuran buahnya yang besar, alpukat pluwang juga terkenal akan keindahan bentuk buahnya.

“Alpukat pluwang memiliki bentuk mirip body gitar dimana dengan bagian bawah berukuran besar dan berbentuk agak membulat sedangkan pada bagian pangkalnya sedikit mengecil dan sedikit lonjong. Kulit buah alpukat pluwang berwarna hijau gelap dan mempunyai brintik-brintik serta mengkilap’ bebernya.

Ditambahkan, sebanyak 2100  bibit alpukat ditanam di lahan kurang lebih 10 Hektar lahan milik petani di Desa Genting Gunung Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal.

BACA JUGA :  Melihat Kiprah Tim Kamboja, Relawan Muhammadiyah Kendal Khusus Pemulasaraan Jenazah Covid-19

“Jadi ini yang membedakan penghijauan di tempat lain, penghijauan disini dilaksanakan bersama petani. Petani menanam di tempat sendiri dan petani akan merawatnya, nantinya petani akan mendapatkan keuntungan 50 %  selama 12 tahun. Tahun ke-13 sudah menjadi milik petani. dan ditahun ini masih menjadi puncak panennya.”

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengapresiasi kepada Lazismu dan mendukung kegiatan penanaman bibit alpukat.

“Manfaat penananman alpukat bisa menambah sumber air pada musim kemarau serta menjadi solusi bersama dalam mengurangi bencana di Kabupaten Kendal” kata Dico.

Dia berharap, penanaman bibit alpukat ini tidak sekedar seremonial saja, tetapi akan terus melakukan kegiatan di lahan lahan yang kritis.

“Dan insya Allah saya akan kembali lagi untuk memastikan progresnya” ujarnya. (irul)