Lazismu Kendal dan Baznas Gotong Royong Biayai Pengobatan dan Perawatan Budi Asmoro

0
147 views
SERAHKAN. Wakil Ketua Baznas Kendal, Munhamir (kiri) menyerahkan bantuan biaya operasi, pengobatan dan perawatan pasien atas nama Budi Asmoro kepada Wakil Direktur Pelayanan RSI Kendal, dr Alexander Bramukhaer didampingi manajer keuangan RSI, Pramudyo Dwi Ananto, (foto dok fur)

KENDALMU.COM | WELERI. Dua lembaga penghimpun dan pendayagunaan zakat di Kendal, yakni Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Kendal, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Kendal gotong royong membiayai pengobatan dan perawatan pasien atas nama Budi Asmoro (52) warga Desa Gempolsewu RT 07 RW 04 Kecamatan Rowosari.

Budi Asmoro adalah pasien keluarga tidak mampu yang jatuh dari atap rumahnya setinggi 5 meter. Korban ketika itu sedang memperbaiki genteng. Tiba-tiba handphone yang ada di sakunya terdengar nada dering panggilan. Diduga lelaki itu tidak hati-hati saat mengambil HP di saku celananya sehingga terjatuh yang mengakibatkan tulang di pergelangan tangannya patah dan segera di bawa ke RSI Kendal.

Wakil Ketua II Baznas Kendal, Munhamir mengatakan, berawal dari musibah itu diketahui oleh Pemerintah Desa Gempolsewu dan ditindaklanjuti dengan mengajukan bantuan pengobatan dan perawatan untuk warganya ke Baznas Kendal.

“Surat pengajuan bantuannya kami proses diantaranya melakukan assessment ke rumah korban” kata Munhamir pada Selasa siang (30/11) usai menyerahkan bantuan di RSI Kendal.

“Karena ini bantuan untuk pengobatan dan perawatan maka Baznas Kendal membantu sebesar 15 juta rupiah” ujarnya.

Dia berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban biaya yang harus dibayar kepada pihak rumah sakit.

Sedangkan Wakil Direktur (Wadir) RSI Kendal, dr. Alexander Bramukhaer mengatakan, tindakan yang segera dilakukan tidak pada berapa biaya yang harus dibayar, tetapi persetujuan operasi kepada pasian dari pihak keluarga.

“Tentang biaya bisa dibicarakan setelah operasi, pengobatan, dan perawatan selesai dan pasian diperbolehkan pulang” kata Bram.

Dia menyebut ada beberapa cara yang dilakukan oleh keluarga pasien ketika pembayaran harus dilakukan di rumah sakit.

BACA JUGA :  Hikmah Pandemi Covid-19 Menurut Prof. Suyono

“Sebut saja BPJS, dan sejenisnya juga bantuan dari lembaga-lembaga keuangan ummat yang diperuntukkan untuk membantu pasien dari keluarga tidak mampu, seperti Lazismu dan Baznas” tuturnya.

Diakui, pihak RSI sering memberikan bantuan keringanan pembiayaan pengobatan dan perawatan kepada pasien tidak mampu.

“Kami melihat dulu kemampuan keluarga pasien, berapa mampu membayar, dan kekurangannya pihak keluarga bisa melalui kepala desa supaya mengajukan biaya di Lazismu, Baznas atau lembaga lain” imbuh Bram.

Diketahui, pasien Budi Asmoro dalam operasi, pengobatan dan selama perawatan di RSI Kendal menghabiskan biaya sebesar 31 juta lebih. Beban biaya sebesar itu akhirnya dapat terbayar lunas dari beberapa sumber bantuan, yakni Baznas Kendal 15 juta, Lazismu Daerah Kendal 9 juta, keluarga pasien 4,5 juta dan kekurangannya dibantu oleh RSI Kendal. (fur)