Lazismu Kendal Gandeng Majelis Tabligh Gelar Workshop Da’i Zakat

0
105 views
NOSTALGIA BAPELURZAM. "PCM di Kendal masih memiliki kenangan indah dengan Bapelurzam, padahal sekarang sudah ada undang- undang zakat dan Lazismu sebagai satu-satunya lembaga milik Muhammadiyah yang diberi wewenang mengelola ZIS" kata ketua Lazismu Kendal, Sutiyono" (foto dok fur)

KENDALMU.COM | KENDAL. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Kendal bekerja sama dengan Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PDM Kendal menyelenggarakan Workshop Da’i zakat pada Kamis siang (25/3) di aula PDM Kendal.

Kegiatan da’i zakat dimaksudkan sebagai upaya para da’i Muhammadiyah untuk menyampaikan pentingnya kewajiban kaum muslimin dalam menunaikan zakat dan diharapkan dari sisi jumlah muzakki mengalami peningkatan.

Kegiatan da’i zakat diikuti oleh utusan dari PCM se Kab. Kendal, Ortom Daerah dan jajaran PDM Kendal dengan jumlah 60 peserta.

Ketua Lazismu Kendal, Sutiyono mengatakan warga Muhammadiyah Kendal, khususnya para pengelola Zis masih memiliki kenangan indah dengan Bapelurzam beberapa tahun yang lalu.

“Kenangan indah itu betapa sulitnya untuk dihilangkan, meskipun sudah ada lembaga resmi dari persyarikatan dan dilindungi oleh undang-undang, yaitu Lazismu” kata Sutiyono.

Dia mengatakan Lazismu didirikan oleh PP. Muhammadiyah pada tahun 2002, selanjutnya dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. 457/21 November 2002.

“Dengan telah berlakunya Undang-undang Zakat nomor 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014, dan Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia nomor 333 tahun 2015 maka Lazsimu sebagai lembaga amil zakat nasional telah dikukuhkan kembali melalui SK Mentri Agama Republik Indonesia nomor 730 tahun 2016” ungkapnya.

Sutiyono berharap melalui Workshop Da’i di Kendal ke depan Kendal dalam perolehan zakat beriringan dengan infaq dan shadaqah.

Ketua Majelis Tabligh PDM Kendal, Jumali mengatakan kegiatan workshop ini sebagai tindak lanjut dari Workshop Da’i Zakat yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PWM Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA :  Tiga PCPM di Kendal Periode Muktamar 17 Dilantik Serentak

Dia menjelaskan Workshop Da’i Zakat dapat dikembangkan di tingkat Cabang dan Ranting sehingga gerakan Zis dapat berjalan dengan sistematis dan terstruktur.

Sebagai tindak lanjut, kata Jumali para da’i zakat diwajibkan menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan Zis

“Ke depan Zis di Kendal akan semakin tumbuh berkembang ujarnya.

Sedangkan Wakil Ketua PDM Kendal, Djamzuri mengatakan gerakan zakat sebaiknya beriringan dengan infaq dan shadaqah.

“Dari sisi pengumpulan zakat, Kendal termasuk yang terbaik diantara 2 Daerah lain, yakni Sragen, Banyumas dan Kendal sendiri”

Djamzuri menilai tidak semua PCM memiliki tingkat perkembangan Zis yang sama dan masih ada yang lemah.

Kegiatan Workshop Da’i Zakat menghadirkan dua nara sumber, yakni Direktur eksekutif Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Ikhwannu shofa dan Ketua Majelis Tabigh dan Dakwah Khusus PWM Jateng, Danussiri. (fur)