M. Nurul Huda : IPM Harus Mengikuti Zaman, Bukan Malah Tereliminasi Oleh Zaman

0
113 views
M. NURUL HUDA. Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah Muhammad Nurul Huda saat memberikan pesan-pesan untuk peserta pelatihan dakwah media PD IPM Kendal. (foto dok. joe)

KENDALMU.COM | KENDAL. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai organisasi yang mengusung Gerakan Pelajar Berkemajuan, tentu harus mengikuti zaman, bukan malah tereleminasi oleh zaman. IPM sebagai gerakan pelajar berkemajuan jangan sampai kerdil dalam menangkap peluang yang ada. Dakwah secara kultural masih berjalan, tetapi peluang dakwah virtual ini juga harus kita garap. Tidak ada lagi kata-kata bahwa IPM menjadi gerakan jadul, karena tidak memahami teknologi yang ada.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jawa Tengah, M. Nurul Huda saat memberikan pesan-pesan kepada peserta Pelatihan Dakwah Media, Pimpinan Daerah (PD) IPM Kendal pada sesi penutupan, Sabtu (12/12) melalui Zoom Meeting.

“Hari ini kita sudah dibekali oleh peralatan-peralatan yang canggih yang cukup mumpuni untuk menyampaikan dakwah-dakwah islam, kemudian membuat konten untuk menyampaikan dakwah kita melalui virtual dalam hal ini media sosial” kata Huda.

“Metode dakwah itu variatif, tidak hanya satu seperti zaman dulu yang harus melakukan kajian dari masjid ke masjid, ranting ke ranting, cabang ke cabang. Mulai hari ini kita harus lebih kreatif menyampaikan dakwah melalui konten-konten dakwah. Dan sekarang tidak ada istilahnya bahwa tidak tersampaikan lagi dakwah dari pimpinan diatasnya” tegasnya.

Terkait dengan kegiatan Pelatihan Dakwah Media ini, Huda sangat mengapresiasi langkah yang diambil PD IPM Kendal, dimana menurutnya belum banyak pimpinan daerah yang mengagendakan tentang digital dakwah, atau dakwah melalui media digital. Rata-rata hanya pelatihan da’i yang di didik secara konvensional, artinya mereka di didik hanya menjadi da’i tetapi bukan da’i secara virtual.

Huda berharap mudah-mudahan pelatihan yang telah diselenggarakan menghasilkan kader-kader yang mampu menangkap peluang yang ada, dan dari sini tumbuhlah da’i-da’i virtual.

BACA JUGA :  Tiga HMJ STIKES Muhammadiyah Kendal Dikukuhkan, Dilanjut Mengikuti DAD

Sedangkan Ketua Umum PD IPM Kendal, Keniya Adikaputri menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan secara berkala setiap hari sabtu melalui video conference Zoom, dimulai sejak Sabtu (20/11) dan selesai pada Sabtu (12/12).

“Kami menyiapkan empat materi yang kami susun secara sistematis yang disampaikan oleh pemateri yang ahli dalam bidangnya. Pertama ada materi Teknik Pengambilan Foto dan Video, Materi kedua Teknik Editing Video, Kemudian materi ketiga adalah Teknik Membuat Poster Dakwah/Desain Grafis. Materi terakhir adalah branding social media, ini adalah materi puncak dari semua materi-materi yang disampaikan diawal pelatihan. Dimateri terakhir ini peserta diajarkan agar dapat memperkenalkan produk atau konten dakwah yang telah dibuat dan dapat membentuk citra yang ingin kita sampaikan” terang Keniya.

“Pelatihan ini menggunakan sistem gugur, di ikuti 50 peserta pada awalnya, namun yang bertahan dan mampu menyelesaikan penugasan sampai akhir ada 12 anak” pungkasnya. (joe)