Melihat Pelayanan BK SMK Mupat Sukorejo Selama Pandemi Covid-19

0
33 views

KENDALMU.COM | SUKOREJO. Sistem pembelajaran sekolah selama pandemi Covid-19 dilaksanakan melalui perangkat personal computer (PC), laptop atau telepon seluler yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Guru dapat melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media sosial seperti WhatsApp (WA), telegram, instagram, aplikasi zoom ataupun media lainnya sebagai media pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat memastikan siswa mengikuti pembelajaran dalam waktu yang bersamaan, meskipun di tempat yang berbeda.

Layanan Bimbingan dan Konseling juga terdampak covid 19 ini, layanan BK yang biasa tatap muka sekarang sudah beralih ke dalam layanan Daring. Fenomena ini benar-benar menjadi tantangan baru, baik bagi guru, siswa maupun orangtua. Guru dituntut untuk bagaimana menerapkan strategi pembelajaran dengan mengoptimalkan aplikasi belajar online tersebut, sedangkan dari segi siswa dituntut bagaimana agar bisa beradaptasi dengan pembelajaran sistem daring yang benar-benar baru bagi mereka, dan selaku orangtua adalah bagaimana agar orangtua sanggup memfasilitasi sarana prasarana dalam pembelajaran daring di rumah dan menciptakan iklim di rumah yang mendukung belajar anak.

SMK Muhammadiyah 4 (Mupat) Sukorejo dalam melayani bimbingan dan penyuluhan kepada peserta didik selama pandemi Covid 19 berbeda dalam kondisi normal. Dengan jumlah lebih dari 500 peserta didik, SMK Mupat Sukorejo membutuhkan sebanyak 3 guru BK yang mampu memberi bimbingan kepada siswa agar sukses dalam belajarnya.

Dalam pelayanan di masa Covid-19 pihak sekolah menyelenggarakan Webinar yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru BK sekolah setempat Sabtu (30/1)

Salah satu guru BK SMK Mupat Sukorejo, Nining Wardani, mengatakan, pelayanan bimbingan dan penyuluhan di masa pandemi ini dilakukan secara fleksibel dan kreatif.

“Pada saat seperti inilah peran guru BK makin diperlukan untuk membangun komunikasi dan memberikan perhatian pada peserta didik” kata Nining usai webinar.

BACA JUGA :  PT. Mitsubishi Fasilitasi SMK Muha Boja Bentuk TUK

Para guru BK SMK Mupat, lanjutnya, memahami bahwa teknologi yang efektif dan efisien belum tentu humanis.

“Guru BK jangan sampai tersandung karena hal kemanusiawian ini dan jatuh pada zona nyaman. Saat-saat pandemi ini peserta didik kehilangan energi karena kehilangan kontak (fisik) dengan teman-temannya” ungkap Nining.

Sementara guru BK yang lain, Agus Hari Purwanto, menilai konseling melalui virtual hasilnya tidak bisa maksimal, karena guru BK akan dihadapkan dengan keterbatasan dalam menilai prilaku siswa setelah menerima bimbingan.

“Untuk mendekati nilai maksimal, tugas guru BK adalah membangun energi, harus energik, harus menjalin kerjasama dengan orang tua. Orang tua perlu dikonseling sehingga mampu memotivasi anaknya untuk mau melakukan proses konseling pada guru BK. Memberi energi positif sehingga guru bisa mengakses siswa.” Beber Agus.

Sedangkan guru BK kelas XII, Siti Umi Fadhilah, menjelaskan, layanan yang disediakan oleh BK-online tetap mengacu pada kurikulum sekolah dan Dunia Usaha dan Industri yang meliputi layanan bimbingan pribadi, layanan bimbingan sosial, layanan bimbingan belajar, dan layanan bimbingan karir.

“Salah satu layanan konsultasi yang kami berikan yaitu konsultasi karir bagi siswa kelas XII,” kata Umi.

Beliau menjelaskan, tidak menutup kemungkinan banyak siswa kelas XII yang masih bingung menentukan arah karir setelah lulus SMK.

“Apalagi disituasi seperti sekarang ini, di masa pandemi Covid 19 banyak perusahaan yang membatasi jumlah karyawan baru atau bahkan tidak menerima sama sekali penambahan karyawan dan pendaftaran perguruan tinggi juga dengan sistem on line yang kadang membuat siswa bingung.” ungkapnya.

Beliau mengungkapkan lagi, sebelum masa pandemi, konsultasi dilakukan secara langsung dimana siswa yang ingin konsultasi bisa menemui guru BK. Tetapi sekarang, karena situasi yang tidak memungkinkan untuk tatap muka, maka banyak siswa mengalami kendala untuk bisa konsultasi secara langsung, Akhirnya kami melayani semua permasalahan siswa di SMK Mupat dengan konsultasi secara online. Masa Pandemi covid 19 bukan menjadi penghalang untuk siswa menjadi maju dan berprestasi, untuk itu SMK Mupat lewat peran Guru BK senantiasa membimbing, memberi motivasi dan Konseling agar para siswa tetap merasa nyaman walaaupun belajar di rumah. (roy)

BACA JUGA :  Patuhi Prokes, PCM Patebon Buka Kembali Pengajian Ahad Pagi