Melihat Pembelajaran di SD Muhammadiyah Boja Selama Pandemi Covid-19

0
33 views

KENDALMU.COM | BOJA.  “Prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi Covid-19,”

Demikian salah satu penjelasan dari Mendikbud RI, Nadiem Anwar Makarim kepada seluruh Kepala Daerah se Indonesia pada September 2020, terkait Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, secara daring.

SD Muhammadiyah Boja, Kab. Kendal sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar selain melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PBJ), juga melakukan home visit.

“SD Muhammadiyah Boja menggunakan metode home visit pada tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi ini berlangsung. Para guru berkeliling ke rumah siswa setiap harinya, dengan tetap menjaga protokol kesehatan selama berlangsungnya proses pembelajaran,” kata Kepala SD Muhammadiyah Boja, Sri Wijaya, S.Pd.I beberapa waktu lalu.

Beliau menjelaskan, home visit sebagai salah satu layanan pendukung dari kegiatan bimbingan dan konseling yang dilakukan guru pembimbing atau wali kelas dengan mengunjungi orang tua/tempat tinggal siswa. Home visit dilakukan dengan cara berkunjung ke rumah siswa untuk melakukan pembelajaran, dan siswa yang rumahnya berdekatan dijadikan satu. Guru atau wali kelas berkeliling ke rumah-rumah siswa dari hari Senin sampai dengan Jum’at mulai pukul 07.00 sampai 10.00 WIB dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi sebagai pengganti pembelajaran dengan tatap muka, kami melakukan kunjungan ke rumah setiap siswa. Namun dalam pelaksanaannya, masih terdapat beberapa wali murid yang keberatan dengan home visit, dengan alasan metode itu tidak jauh berbeda dengan tatap muka, bedanya jumlah siswa terbatas” terangnya.

“Mereka para wali siswa yang menolak home visit, minta anaknya tetap pembelajarannya dengan daring atau online.

BACA JUGA :  Sediakan Hadiah Umroh dan Sepeda Motor, PCM Eks Kawedanan Kendal Siap Gelar Jalan Sehat

Sementara itu guru kelas Va SD Muhammadiyah Boja, Emma Febri, justru menerima keluhan dari beberapa wali siswa ketika pembelajaran dilakukan dengan daring.

“Mereka mengaku karena tidak memiliki fasilitas yang mendukung, yaitu sulitnya akses internet, mereka bertempat tinggal di pelosok desa” kata Emma.

Ia menjelaskan, home visit dilakukan dengan cara berkunjung ke rumah siswa untuk melakukan pembelajaran, dan siswa yang rumahnya berdekatan dijadikan satu.

Metode berkunjung ke rumah ternyata memiliki kelebihan, yaitu guru dapat melihat langsung karakter anak didiknya.

“Selain memberikan materi pembelajaran, dengan home visit para guru dapat lebih mengenal karakter peserta didik dan dapat memotivasi siswa untuk tetap menjaga perilaku terpuji di masa pandemi ini” imbuhnya.

Dalam melaksanakan kunjungan ke rumah, guru datang ke rumah-rumah siswa dari hari Senin sampai dengan Jum’at mulai pukul 07.00 sampai 10.00 WIB dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Emma berharap dengan home visit ini siswa tetap mendapatkan pembelajaran yang layak dan mudah dipahami dengan melihat penjelasan guru secara langsung. Meskipun tetap terkendala dengan waktu dan tempat tinggal siswa yang berjauhan. (uela)