Melihat Siswa-siswi SD Muhammadiyah Pegandon Belajar Bisnis Lewat Market Day

1
2 views
MARKET DAY. Suasana keterampilan dan mengkulminasikan dalam produk nyata serta memasarkan produknya kepada teman, guru, dan masyarakat sekitar melalui kegiatan bazar atau pasar SD IT Muhammadiyah Pegandon (foto dok afif)

KENDALMU.COM | PEGANDON. Tidak salahnya jika para guru memberi peluang kepada anak-anak didiknya untuk dikenalkan pada the business world. Mereka dikenalkan dengan dunia jual beli yang nanti ketika dewasa, siapa tahu alumni SMP IT Muhammadiyah Pegandon benar-benar menjadi seorang pengusaha sukses.

Hal itulah yang mendasari SD IT Muhammadiyah Pegandon mengenalkan siswa-siswinya dengan praktek langsung melalui Market Day, sebuah model pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan siswa untuk merekonstruksi pengetahuan, keterampilan dan mengkulminasikan dalam produk nyata serta memasarkan produknya kepada teman, guru, dan masyarakat sekitar melalui kegiatan bazar atau pasar.

Kepala SD Muhammadiyah Pegandon, Afif Syaefudin mengatakan, pembelajaran dalam kontek teks book kami nilai belum maksimal, karena mereka masih dalam batas pengetahuan saja.

“Kami mengajak anak-anak untuk melihat dan mempraktekkan kewirausahaan melalui market day, sebagai bentuk nyata bahwa mereka kita kenalkan dunia bisnis, meski masih sederhana” kata Afif.

Beliau menjelaskan, hampir semua mata pelajaran yang kita sampaikan di kelas diaktualisasikan di alam nyata melalui berbagai kegiatan.

“Dengan mengaktualisasikan mata pelajaran di ranah nyata, siswa terlihat semangat dan ceria” ujarnya.

MENIKMATI. Sejumlah siswa menikmati jajanan yang dibeli di area market day SD Muhamamdiyah Pegandon (foto dok afif)

Market Day yang digelar oleh SD Muhamadiyah Pegandon berlangsung setelah masa Ujian Tengah Semester selesai, yaitu 11-14 Desember 2019.

“Kami mengambil waktu jeda usai UTS, dengan maksud agar mereka fress” lanjutnya.

Dalam market day disajikan beragam makanan olahan nusantara untuk dijual belikan. Mereka sebagian siswa berperan sebagai penjual dan sebagian lagi bertindak sebagai pembeli. Keceriaan, kelucuan, dan keluguan dalam menawarkan dagangannya membuat suasanya lebih semarak.

“Pembelinya tidak hanya sebatas para siswa, para guru dan masyarakat sekitar juga dilayani, layaknya mereka membeli di pasar” pungkas Afif (fur)

BACA JUGA :  PDM Kendal Lantik Kepala MI Muhammadiyah Bangunsari Yang Baru

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here