Home Berita Nyinyiran Salman Kepada Lazismu Berbuntut Minta Maaf

Nyinyiran Salman Kepada Lazismu Berbuntut Minta Maaf

0
291 views
PERNYATAAN. Pemilik akun Salman belakangan diketahui bernama Dimyati (berbaju abu-abu) mengakui kesalahannya dan meminta maaf dengan memperlihatkan surat penyataan penyesalan serta akan berhati-hati dalam bermedsos (foto dok dion)

KENDALMU.COM | KALIWUNGU. Musibah kebakaran Pasar Weleri 12 November lalu telah meluluh lantakan hampir seluruh isi pasar dan menumbuhkan rasa duka mendalam bagi para pedagang di pasar tersebut. Hampir semua barang dagangan di pasar tradisional itu ludes dilahap si jago merah.

Peristiwa yang memprihatinkan iu ternyata menumbuhkan rasa peduli, diantaranya datang dari Lazismu, sebuah lembaga Muhammadiyah yang bertugas mengumpulkan, mencatat dan mentasarufkan zakat, infaq dan shadaqah untuk masyarakat yang membutuhkan. Lantas Lazsimu memposting sebuah ajakan mulia itu ‘Jangan Berhenti Peduli Open Donasi Korban Kebakaran Di Pasar Weleri’ itu di Facebook.

Dalam rentang dua jam kemudian sebuah akun FB atas nama Salman muncul di Group Pasar Weleri. Akunnya bernada nyinyir kepada Muhamadiyah. ‘Salman’ yang dalam akunnya sebagai penjual mebel itu menanggapi dengan berujar “Dasar Muhammadiyah Mencari Kesempatan dalam Kesempitan”

Cuitan Salman sempat dibalas Zuhri Ramzi, menanyakan apa maksudnya, juga menjelaskan dengan bahasa Jawa kalau donasi yang dikumpulkan Lazismu akan diberikan kepada pedagang yang terdampak kebakaran, ‘cari kesempatan pie maksute. Wong kui ngko dikekne pedagang sek terdampak’. Zuhri juga mengajak ketemu, ‘Cod ayo’

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kendal, H. Luthfi Akhyani, menilai, ciutan akun Salman tersebut bernada kebencian terhadap Muhammadiyah dan bisa menimbulkan kemarahan dan keresahan bagi warga persyarikatan.

“Dengan berbagai pertimbangan dan saran dari warga Muhammadiyah, pemilik akun Salman harus ditelusuri” kata Luthfi Jum’at (20/11)

“Kami bersama Komandan KOKAM Marda Kendal, Budiyono, melakukan penelusuran selama dua hari. Setelah kami memastikan yang bersangkutan sebagai pemilik akun Salman, segera kami temui” terangnya.

“Yang bersangkutan belakangan diketahui bernama Dimyati warga RT. 004 RW. 008 Desa Kutoharjo, Kec. Kaliwungu” ungkap Budiyono.

BACA JUGA :  Hadapi Pandemi Covid-19 MPS PCM Rowosari Bagikan Beras Kepada Kaum Dhuafa

Beliau menjelaskan, bahwa ungkapan Salman di FB telah menimbulkan kemarahan warga Muhammadiyah dan harus dipertanggungjawabkan.

“Salman sendiri mengakui atas cuitan itu dan dengan sadar meminta maaf kepada warga Muhammadiyah” kata Budiyono.

Proses pertanggungjawaban dengan membuat surat pernyataan dan menandatangainya di atas meterai berlangsung di balai desa Kutoharjo yang disaksikan oleh pemerintah desa setempat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH. Muslim, mengatakan untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam bertindak tak terkecuali dalam penggunakan media sosial.

Sedangkan Sekteraris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kendal, Abdul Ghofur, menilai, permasalahan cuitan di medsos sebaiknya diselesaikan dengan cerdas.

“Karena ini ranah medsos, logikanya diselesaikan di situ. Mungkin karena yang bersangkutan keburu tidak segera minta maaf atas cuitannya yang telah menimbulkan kemarahan warga Muhammadiyah, akhirnya dilakukan tindakan darat” katanya. (Dyah)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here