Patuhi Protokol Kesehatan, Majelis Dikdasmen Gelar Seleksi Calon Guru Baru, Diikuti 34 Pelamar

0
158
SIAP IKUTI SELEKSI. Para calon guru di sekolah Muhammadiyah siap mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh Majelis Dildasmen PDM Kendal ( foto dok fur)

KENDALMU.COM | KENDAL. Memasuki tahun pelajaran 2020-2021, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal akan menerima beberapa guru baru ditandai dengan menyelenggarakan seleksi calon pengajar. Kegiatan seleksi dilaksanakan pada Rabu (15/7) di aula dasar gedung PDM Kendal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu seluruh peserta seleksi sebelum memasuki ruangan wajib cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alcohol, membersihkan ruangan tempat ujian dengan desinfektan, melakukan skrining awal berupa pengukuran suhu tubuh terhadap semua peserta ujian dan panitia sebelum masuk ruang, serta tempat duduk peserta ujian diatur berjarak 2 meter dengan tempat duduk di sebelahnya. Seleksi diikuti oleh 34 pelamar yang memiliki kualifikasi pendidikan sesuai yang dibutuhkan.

Kepala Kantor Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Sulis Mardiyono, mengatakan, tahun ini sejumlah sekolah Muhammadiyah paling tidak membutuhkan 11 guru mata pelajaran, 1 guru kelas, 2 pengasuh pondok, dan 1 pustakawan.

“Kesebelas guru tersebut yaitu Bahasa Inggris, PKn, PAI, TIK, Sejarah, Tata Boga, Geografi, Penjasorkes, Seni Budaya, Bahasa Jawa, dan IPA” katanya di sela-sela penyelenggaraan seleksi.

Beliau menjelaskan, model seleksi penerimaan guru baru dilakukan secara sentralisasi berdasarkan permintaan dari masing-masing kepala sekolah Muhammadiyah di Kendal.

“Jadi ketika sekolah Muhammadiyah di Kendal merasa membutuhkan guru mata pelajaran yang  diperlukan, pihak kepala sekolah mengajukan penambahan pendidik dan kependidikan kepada Majelis Dikdasmen” ujarnya. Ditambahkan, bagi guru yang lolos seleksi harus siap ditempatkan di sekolah Muhammadiyah di Kab. Kendal.

Sedangkan ketua panitia seleksi, H. Moh. Fattah, menyampaikan, seleksi meliputi tes tertulis, dan wawancara.

“Materi tertulis tentang kurikulum dan pembelajaran, materi wawancara meliputi Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan psikologi pendidikan” katanya.

Beliau berharap dengan seleksi secara sentral oleh Majelis Dikdasmen hadir guru-guru Muhammadiyah berkualitas.

“Seleksi ini sebagai upaya untuk mengetahui kualitas guru di lingkungan AUM pendidikan Muhammadiyah di Kendal sehingga mereka benar-benar sebagai pendidik yang mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai yang diamanatkan” tutupnya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here