PCM Cepiring Gelar Syiar Milad Ke 109 Muhammadiyah, Diwarnai Penandatanganan 2 Prasasti AUM

0
97 views

KENDALMU.COM | CEPIRING. Penandatanganan prasasti terhadap dua gedung Amal Usaha Muhamamdiyah (AUM), yakni SD Muhammadiyah Cepiring dan Asrama Putri Panti Asuhan Yatim (PAY) Sutejo Botomulyo, Cepiring mewarnai kegiatan syiar Milad ke 109 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cepiring. Acara tersebut berlangsung pada Ahad (20/11)  di halaman SD Muhammadiyah Cepiring

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam, disaksikan Wakil Ketua PWM Jateng, Rosihan, jajaran PCM setempat, dan Forkompicam Cepiring

Ketua PCM Cepiring, Eko Wardoyo mengutip ucapan Ketua PWM Jateng, Tafsir, bahwa isi kepala orang Muhammadiyah itu banyak tetapi warga Muhammadiyah kepalanya sedikit.

“Muhammadiyah Cabang Cepiring jumlah kepalanya sedikit, tetapi isi kepalanya banyak dan berharap yang hadir juga banyak isi kepala dan jumlah kepalanya” kata Eko.

Dia mengungkapkan, sebelum dilakukan pemekaran oleh pemerintah, PCM Cepiring memiliki AUM yang cukup besar, yaitu SMP Muhammadiyah 5 dan PAY Sutejo.

“Hasil pemekaran, Kecamatan Cepiring dipecah menjadi dua, yakni Kecamatan Kangkung dan Cepiring. Dalam kebijakannya SMP Muhamamdiyah 5 dan PAY Sutejo Putri yang berada di Desa Truko pengelolaannya diserahkan kepada PCM Kangkung” ungkapnya.

PCM Cepiring, lanjut dia, memiliki PAY Sutejo Putra yang ada di Desa Botomulyo, Kecamatan Cepiring merupakan tanggung jawab PCM kami.

“Dan Alhamdulillah dalam perkembangannya PCM Cepiring memiliki PAY Sutejo Putra dan Putri, PAUD dan TK Aisyiyah, dan SD Muhamamdiyah”

Eko berharap semua AUM di PCM Cepiring dapat berkembang dan memberi manfaat kepada ummat.

Sementara itu Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam mengatakan, kita bermuhammadiyah itu karena dipertemuan dalam satu komunitas yang memiliki visi, misi dan tujuan yang sama , yaitu masuk surge.

“Dalam Muqodimah Anggaran Dasar Muhammadiyah disebutkan, bahwa dalam bermuhammadiyah akan diantarkan ke pintu gerbang Jannatun na’im” kata Ikhsan.

BACA JUGA :  CEO CS Amalia Ajari Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Punya Mobil Tanpa Kredit dan Beli

Dia berharap, yang giat di Muhammadiyah bisa masuk surga, karena beramalnya ikhlas, ibadahnya insya Allah lurus, dan aqidahnya juga lurus.

“Orang yang berjuang di Muhammadiyah sebenarnya memperjuangkan agama Islam, karena Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah, ibadah yang lurus dan murni, juga muamalah dunyawiyah” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Ketua PWM Jateng, Rosihan  dalam tausyiahnya mengingatkan tentang hadirnya Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat.

“Muhammadiyah hadir di tengah-tengah bangsa Indonesia supaya dunia jadi ramai dengan amal usahanya, karena dunia isinya pameran dan ramai-ramai” katanya.

Muhammadiyah hadir, kata Rosihan juga untuk mengembirakan, memberi manfaat, dan keteduhan  kepada  ummat.

“Muhammadiyah dilahirkan untuk menggembirakan umat Islam. Ibarat pohon yang kokoh, memiliki buah banyak dan daun rimbun sehingga memberi keteduhan” ujarnya.

Muhammadiyah dilahirkan, kata dia juga untuk menegakkan aqidah dan ahlaq. Mengajak berkumpul dan mendengarkan pengajian. Orang yang senang mendengarkan pengajian akan masuk surga.

“ Muhammadiyah dilahirkan untuk membuat umatnya menjadi umat yang moderat, dan netral, tidak ke kanan dan ke kiri, tetapi di tengah-tengah” pukas Rosihan.

Selama pengajian berlangsung juga dilaksanakan vaksinasi dosis 1 oleh vasilitator RSI Muhammadiyah Kendal untuk tamu undangan dan warga sekitar yang berlum vaksinasi. (yanti)