PDM Kendal dan Batang Sepakat Dirikan Universitas Muhammadiyah

0
455 views
SILLATURRAHMI. Suasana sillaturrahmi PDM Kab. Kendal dengan jajaran PDM Kab. Batang dalam rangka kolaborasi mendirikan Universitas Muhammadiyah Kendal - Batang (foto dok fur)

KENDALMU.COM | BATANG. Dua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), yakni Kendal dan Batang sepakat berkolaborasi dan berkomitmen untuk segera mendirikan Universitas Muhammadiyah.

Hal tersebut terungkap dalam sillaturrahmi jajaran PDM Kab. Kendal dengan PDM Kab. Batang yang berlangsung pada Sabtu (5/6) di Gedung Aisyiyah Kauman Batang.

Ketua PDM Kendal, KH. Ikhsan Intizam yang memimpin rombongan mengatakan sebagai tindak lanjut keputusan rapat pleno PDM Kendal beberapa waktu lalu tentang pengembangan SekolahTinggi Muhammadiyah (STM) di Kendal menjadi Universitas.

”Di Kendal kami sudah memiliki dua STM, yakni STIT dan STIKES Muhammadiyah” kata Ikhsan.

Dalam perkembangannya, lanjut dia kami berkomitmen kedua sekolah tinggi tersebut apabila ditambah dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Batang diharapkan bisa berdiri Universitas Muhammadiyah.

”Maka kehadiran kami dalam rangka mengajak kepada PDM Kab. Batang yang telah memiliki STKIP Muhammadiyah untuk berfastabikul khairat di bidang keilmuan, yakni mendirikan Universitas Muhammadiyah” pinta Ikhsan.

Terkait dengan Program Studi (Prodi) sebagai syarat mendirikan universitas minimal terdapat 5 Prodi, Ikhsan menjelaskan tiga Prodi eksakta dan dua Prodi dari ilmu sosial.

”Seandainya nanti harus tambah Prodi lagi kita bisa menambahi Prodi eksakta” ujarnya.

Ikhsan berharap kepada PDM Kab. Batang bersedia bersinergi dan berkolaborasi untuk bersama mendirkan Universitas Muhammadiyah, karena gagasannya telah didukung oleh PWM Jawa Tengah.

”Gagasan untuk segera mewujudkan Universitas Muhammadiyah di Kendal telah mendapat dukungan dari PWM Jawa Tengah” ujar Ikhsan.

KEBERSAMAAN. Menunjukkan dengan sikap kebersamaan antara jajaran PDM Kab. Kendal dan Kab. batang sebagai upaya wujud usaha mendirikan Universitas Muhammadiyah. (foto dok fur)

Sedangkan Ketua PDM Kab. Batang Nasikhin yang didampingi oleh jajarannya menyambut baik ajakan PDM Kab. Kendal sekiranya nanti terjadi kolaborasi, karena salah satu strategi manajemen modern di era informasi dan komunikasi adalah kolaborasi untuk memenangkan kompetisi.

BACA JUGA :  Pelantikan Pimda TSPM Kendal, Dua Anggota PDM Diangkat Didaulat Sebagai Dewan Pembina

”Tentu berkolaborasi ang kita maksud dengan kelompok yang memiliki visi, missi dan persepsi yang sama” kata Nasikhin.

Menurut dia di era sekarang untuk memenangkan kompetisi telah terjadi persaingan yang luar biasa, tidak hanya dalam tataran praktis, tetapi juga di bidang ideologis.

”Maka kolaborasi yang akan kita bangun telah memiliki ideologi, visi dan misi yang sama, yaitu Muhammadiyah” ujarnya.

Nasikhin mengungkapkan, ada keterbatasan sumberdaya sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

”Lebih-lebih di Muhammadiyah yang sekarang menghadapi beban yang berat, karena terjadi persaingan yang ketat, masing-masing kelompok ingin menunjukkan kekuasaannya, sedangkan Muhammadiyah kegiatan kegiatannya sesuai dengan rel” ungkapnya lagi.

Nasikhin menilai kolaborasi dipilih karena sebagai salah satu jalan yang harus dilakukan supaya lebih maju.

Diungkapkan oleh Nasikhin bahwa PDM Batang pernah sebagai salah satu PDM yang belum memiliki AUM pendidikan tinggi.

”Bermula pada permasalahan yang ada di kabupaten Batang, yang pada saat itu sama sekali belum memiliki perguruan tinggi” kenangnya.

Dia mengatakan, STKIP Muhammadiyah Batang dirintis tahun 2011, dan dalam perjalanan proses pendirian memakan waktu cukup lama.

“Setelah perjuangan dan penantian yang cukup lama, Alhamdulillah, dengan melibatkan berbagai pihak, pada akhirnya Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1037/KPT/I/2018 pada tanggal 22 November 2018 tentang Izin Pendirian Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Batang” ungkap Nasikhin yang menyebut STKIP Muhammadiyah sekarang memiliki dua Prodi yakni S1 PGSD dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).

Nasikhin berharap kolaborasi yang akan dibangun bersama dengan PDM Kab. Kendal bisa menjadikan semua AUM pendidikan tinggi Muhammadiyah di kedua PDM tersebut bisa lebih maju.

Sillaturrahmi tersebut menghasilkan kesepakatan, yaitu masing-masing PDM menindaklanjuti membentuk tim teknis yang dalam pelaksanaannya berdasarkan regulasi dan peraturan yang ditetapkan. Adapun nama universitas Muhammadiyah merepresentasikan kedua PDM. (fur)

BACA JUGA :  Selama Hadapi Covid-19, Seluruh Siswa SMK Muga Weleri Dapat Keringanan Biaya Sekolah