PDPM Kendal dan KOKAM Droping Logistik ke Pekalongan, Bantu Warga Terdampak Banjir

0
74 views
LOGISTIK. Komandan KOKAM Marda Kendal, Budiyono menyerahkan bantuan logistik kepada Ketua PRPM Sijambe, Tajudin untuk diteruskan kepada para korban terdampak banjir (foto dok dyah)

KENDALMU.COM | PEKALONGAN. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kab. Kendal bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) melakukan droping logistik untuk para warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan. Sementara bencana banjir hingga Ahad (21/2) masih menggenangi beberapa desa di Kecamatan Wonokerto. Salah satunya adalah Desa Sijambe Gang Spowker RT 008/RW 002 dengan ketinggian air kurang lebih sebetis orang dewasa. Banjir tersebut selain karena curah hujan yang sangat ekstrim, juga faktor dijebolnya tanggul sungai Mrican yang mengakibatkan sekitar 300 warga mengungsi.

Ketua PDPM Kendal, H. Lutfi Ahyani, mengatakan, gerakan cepat tanggap darurat dilakukan supaya warga yang terdampak banjir bisa terbantu.

“Kami datang dengan membawa logistik, seperti bahan sembako, pakaian pantas pakai, pakaian dalam, pempers sampai dengan pembalut” katanya.

Lutfi Ahyani menjelaskan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud dari pengamalan Al qur’an Surat Al Maun.

“Surat Al Ma’un kita turunkan dalam bentuk Trilogi Kokam yang kemudian diturunkan dengan memberi pelayanan bantuan kebencanaan. Kokam dengan tangkas dan cepat dapat membantu korban bencana banjir dan bencana lainnya dengan slogan menggembirakan kemanisaan” jelas Lutfi.

Ikut serta dalam penyerahan tersebut PCPM dan anggota Kokam Rowosari, Ringinarum, Kangkung, Cepiring, Kendal, Pegandon, Brangsong, Kaliwungu,  Weleri, Patean dan Sukorejo

Terkait sumber logistik, beliau menyampaikan sumbangan bersumber dari beberapa Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah, anggota Kokam  Marcab di Kendal dan para donatur muslim di beberapa Pimpinan Cabang di Kendal.

Sementara itu Komandan Kokam Marda Kendal, Budiyono, menyampaikan, bahwa musibah banjir tidak hanya orang tua yang menjadi korban, tetapi anak-anak juga terdampak, maka anak-anak perlu dihibur.

“Anak-anak yang terdampak banjir kita hibur bersama, agar rasa trauma hilang” ujarnya.

BACA JUGA :  Patuhi Prokes, 29 Guru Muhammadiyah Ikuti Upgrading Jurnalistik

Menghibur anak-anak yang terdampak bencana, menurutnya bisa melewati grieving, yaitu reaksi psikologis dan emosional yang dapat diekspresikan secara internal maupun eksternal setelah mengalami musibah bencana.

“Apalagi psikis anak-anak, ada yang trauma karena kehilangan rumah dan barang-barang yang berharga” imbuhnya.

Sedangkan Ketua Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Sijambe, Tajudin, menyampaikan banyak terima kasih kepada jajaran PDPM Kendal dan Kokam yang berkenan membantu para korban terdampak bencana banjir di desa Sijambe.

“Keterpanggilan PDPM Kendal dan Kokam sangat membantu meringankan penderitaan warga terdapak banjir di Sijambe dan sekitarnya dan seluruh logistik akan diberikan kepada para korban” katanya.

Beliau menyampaikan, bahwa warga sudah 14 hari terendam banjir dan harus kita bantu secepatnya diantaranya memberi makan dengan mendirikan dapur umum.

“PRM Sijambe telah mendirikan dapur umum dalam rangka menyiapkan dan menyediakan nasi bungkus untuk para korban” tutupnya. (dyah)