Peduli Stunting, RSI Kendal Bantu Paket Sembako Kepada Masyarakat

0
31 views

KENDALMU.COM | SUKOREJO. Di Kabupaten Kendal angka stunting pada 2021 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Yakni, sebesar 9,5 persen atau 5.017 orang balita pada 2021, sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar 8,3 persen atau 4.324 orang balita.

Hal tersebut pernah diungkapkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Wynne Frederica dalam Rembug Stunting Oktober 2021 lalu

Untuk membantu penanganan stunting, RSI Muhammadiyah Kendal bersama Pemkab Kendal bekerja sama, memberi bantuan Sembako kepada warga Desa Purwosari, Kec. Sukorejo.

Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Ihsan Intizam mengatakan, pembagian bingkisan dari RSI ini merupakan kerjasama dengan Pemkab Kendal dalam penanggulangan stunting.

Dia berharap supaya tidak ada lagi akan yang terkena stunting, semuanya menjadi anak yang sehat dan kuat karena gizi terpenuhi dan menjadi anak cerdas.

“Kendal akan maju jika memiliki SDM yang handal, maka generasi muda harus disehatkan dengan gizi yang memadai supaya menjadi SDM yang unggul dan handal,” katanya pada Ahad (9/1)

Ihsan mengatakan, pemberian bingkisan ini salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-26 RSI Muhammadiyah Kendal. Sesuai dengan tema Milad RSI Muhammadiyah tahun ini, yaitu “Semakin besar semakin bermanfaat”, maka harapan ke depan semakin banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Tidak hanya pembagian bingkisan, RSI dan Lazismu Kendal juga akan menyumbangkan satu ambulans.

“Ambulans nanti untuk semua umat, tidak hanya untuk warga Muhammadiyah, sehingga jika ada yang membutuhkan bisa terlayani dengan baik,” katanya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, bahwa pemberian bantuan ini merupakan bukti nyata dari Muhammadiyah Kendal dalam membangun Kabupaten Kendal. Dalam hal ini ikut membantu pengentasan stunting yang harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, jika tidak ada perhatian dalam penanganan stunting dengan baik, maka kasus anak stunting bisa semakin meningkat.

BACA JUGA :  Wujudkan Generasi Berkarakter Al qur’an, SMA Muhpat Kendal Gelar Tahfidz Quran

“Masalah stunting ini sangat serius supaya anak-anak bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas. Sehingga ke depan sumber daya manusia yang ada di Kendal lebih baik lagi,” katanya.

Menurut Bupati, masyarakat perlu memahami tentang stunting, sehingga bisa mencegah dan menangani anak supaya tidak menjadi anak stunting. Masyarakat juga harus paham tentang gizi yang penting untuk diberikan kepada anak, supaya ke depan tidak ada lagi anak stunting di Kabupaten Kendal. “Pak Camat dan kepala desa harus sering menyampaikan kepada warga tentang masalah stunting dan tentang gizi yang harus diberikan kepada anak, supaya tidak ada lagi anak stunting di Kendal,” tegasnya. (fur)