Pembinaan Guru dan Pegawai AUM Pendidikan Di Kangkung, Sugiri : Muhammadiyah Sudah Memiliki Aturan Baku Tentang Kepegawaian

0
60 views
PEMBINAAN. Jajaran Majelis Dikdasmen PDM Kendal melakukan pembinaan guru dan pegawai di lingkungan SD dan SMP Muhammadiyah se Kec. Kangkung dan Cepiring ( foto dok sulis)

KENDALMU.COM | KANGKUNG. Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PD Muhammadiyah Kendal melakukan pembinaan kepada Guru dan Pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan se Kec. Kangkung dan Cepiring. Pembinaan berlangsung di SD Muhamamdiyah Truko, Kangkung Sabtu (28/11).

Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, H. Sugiri, mengatakan, Muhammadiyah melalui Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan ketentuan tentang kepegawaian pada sekolah, madrasah, dan pesantren Muhammadiyah.

“Terkait pegawai di lingkungan Amal Usaha kita berpedoman kepada ketentuan nomor 100/KTN/I.4/F/2017 Tentang Kepegawaian Pada Sekolah, Madrasah, dan Pesantren Muhammadiyah” kata Sugiri.

Beliau menjelaskan, segala ketentuan yang menyangkut kepegawaian di AUM pendidikan, mulai dari proses penerimaan, pengangkatan, mutasi, dan pemberhentian pegawai diatur dengan tertib.

“Ketentuan tersebut sebagai bentuk agar supaya semua pegawai di lingkungan Majelis Dikdasmen mentaatinya dengan baik”

Terkait dengan karakter pegawai di lingkungan AUM pendidikan Muhammadiyah, Sugiri berharap semua pegawai menyesuaikan diri dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di tingkat Ranting dan Cabang.

“Partisipasi penuh dari para pegawai di lingkungan Dikdasmen bisa diwujudkan dengan mengikuti pengajian Ahad pagi dan kegiatan lain”

Sugiri mengingatkan, sebagai pegawai Muhammadiyah di dunia pendidikan dalam pengabdiannya dilandasi dengan ibadah, dan tidak semanat-mata mengejar gaji.

“Dengan niat ibadah dan penuh pengabdian adalah salah satu karakter pegawai Muhammadiyah” tegasnya.

Anggota Majelis Dikdasmen PDM Kendal Bidang Peningkatan Kualitas Pembelajara, Eko Wardoyo, mengajak kepada semua guru Muhammadiyah untuk melakukan akses membaca Alqur’an melalui robot Al qur’an dan Hadits.

“Yang bersangkutan bisa bertanya tentang ayat-ayat Al qur’an dan hadits mencari dan bertanya lewat robot Al qur’an dan Hadits” kata Wardoyo.

Hal tersebut dilakukan oleh para pegawai di lingkungan Majelis Dikdasmen, menurutnya, dalam rangka meningkatkan kualitas pengabdian dan menambah wawasan keIslaman.

BACA JUGA :  MPI Kendal Dapat Tugas Menulis Biografi Tokoh Muhammadiyah

“Bagi pendidikan akan dimudahkan untuk mencari pembahasan tema-tema pembelajaran kemudian mencari ayat-ayat Al qur’an dan hadits melalui robot tersebut” ungkapnya.

Terkait metode pembelajaran, Eko Wardoyo mengajak kepada para pendidik dalam proses pembelajaran mengedepankan metode Al qur’an.

“Metode Al qur’an dalam pembelajaran adalah tanya jawab, karena metode tanya jawab adalah yang pertama dan utama proses pembelajaran Al qur’an” jelasnya.

Dengan metode tersebut, diharapkan para guru Muhammadiyah lebih inovatif dalam pendekatan pembelajarannya.

“Karena dalam Al qur’an banyak ayat-ayat Al qur’an yang bernada bertanya”

Sedangkan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kangkung, H. Junaidi, berharap di masa pandemi Covid-19, para pendidik di lingkungan sekolah Muhammadiyah tetap menjadi ujung tombak dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Kami memahami di masa Covid-19 ini tugas guru bertambah berat, dan harus kreatif dalam mensikapinya. Selain melakukan protocol kesehatan, guru juga mampu memberi support kepada anak-anak didiknya tetap semangat dalam pembelajaran jarak jauh” tutup beliau. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here