Pentingnya Muhasabah Bagi Seorang Muslim

0
1 views
PUSAT DAKWAH. Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Ranting Wadas, Plantungan. Dari gedung itulah dakwah berlangsung.

KENDALMU.COM | PLANTUNGAN. Muhasabah secara sederhana artinya instropeksi atau mawas diri. Artinya Dalam perjalanan hidup di dunia, tentunya seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat hawa nafsu yang diperturutkan. Selain itu, buah pemikiran yang dihasilkan manusia, yang dibangga-banggakan oleh pemiliknya, tidak jarang yang menyelisihi kebenaran, tidak sedikit yang bertentangan dengan ajaran yang ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya. Oleh karenanya, seiring waktu yang diberikan Allah kepada manusia di dunia, sepatutnya dipergunakan untuk bermuhasabah, mengintrospeksi segala perilaku dan pemikiran yang dia miliki, sehingga mendorongnya untuk mengoreksi diri ke arah yang lebih baik.

Demikian pernyataan anggota Majelis Dikdasmen PCM Sukorejo, Kendal, Ustadz Nasi’in ketika menyampaikan tausyiah di pengajian rutin Ahad pagi (15/12) di gedung pusat dakwah Muhammadiyah PRM Wadas, Plantungan.

Di hadapan anggota jamaah pengajian, beliau mengatakan betapa pentingnya seorang muslim melakukan muhasabah.

“Muhasabah dilakukan karena perintah Allah, bahwa setiap orang beriman berkewajiban bertaqwa kepada Allah, dan setiap orang harus memperhatikan apa yang telah dilakukan demi akhirat” kata Ustadz Nasi’in sambil mengutip ayat Al qur’an Surat Al Hasyr ayat 18 ‘“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Beliau menjelaskan, muhasabah sebagai Qadhaaya Imaniyah, diskursus keimanan. Artinya barometer keimanan seorang mukmin sangat ditentukan oleh sejauh mana ia menerapkan muhasabah dalam kehidupannya. Muhasabah juga sebagai karakter orang yang bertakwa.

“Orang yang bertaqwa memiliki karakter muhasabah. Kunci sukses kehidupan manusia yang unggul adalah bermuhasabah. Generasi terbaik umat Islam adalah para sahabat. Sehingga kehidupan mereka tidak pernah lepas dari kegiatan muhasabah diri” tegasnya.

BACA JUGA :  Siap Kucurkan Modal Senilai Sepuluh Juta Rupiah, Lazismu Adakan Pelatihan Kewirausahaan

Muhasabah menurut Ustadz Nasi’in sebagai ciri seorang yang bertaqwa yaitu mereka yang membawa sebaik-baik bekal, dan dalam perjalanan mencari bekal tersebut tak jarang seseorang merasa lelah dan bosan yang mengakibatkannya tak mawas diri sehingga tergelincir dan terjatuh dalam futur , yaitu lemah semangat untuk melakukan amal shalih.

Di bagian akhir beliau mengingatkan bahwa muhasabah akan membantu seseorang menuju kesuksesan.

“Muhasabah akan membantu seseorang untuk menghadapi berbagai rintangan yang ia temukan dalam pencariannya akan bekal tersebut” tutupnya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here