Home Artikel Peran Guru BK Ketika Pandemi Covid 19 Masih Berlangsung

Peran Guru BK Ketika Pandemi Covid 19 Masih Berlangsung

0
46 views

Oleh. Agus Hari Purwanto, S. Pd

(Guru Bimbingan Konseling SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo)

 

TIDAK terasa sudah sembilan bulan pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia. Berbagai upaya dan kebijakan telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi krisis kesehatan ini. Meski jumlah kasus semakin hari semakin bertambah, namun pemerintah mengklaim berbagai upaya yang dilakukan tersebut telah membuahkan hasil.

Nadiem Anwar Makarim telah mengeluarkan surat edaran pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat Covid-19 pada 24 Maret lalu dimana salah satu kebijakan yaitu menetapkan bahwa proses belajar untuk sementara dilakukan secara online atau daring dari rumah masing-masing. Dengan demikian,tidak akan terjadi tatap muka antara guru dan siswa..  Padahal, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran sangatlah penting hal ini bertujuan untuk mengetahui kemajuan proses belajar siswa. Dengan adanya proses pembelajaran jarak jauh/ daring sesuai intruksi menteri pendidikan, maka guru harus benar benar memerhatikan belajar siswa yang dilakukan secara online. Hal ini menjadi sebuah PR serius untuk guru BK agar tetap memotivasi anak didik untuk tetap belajar dirumah dalam masa pandemi.

Dalam pembelajaran daring,siswa harus memiliki tanggung jawab personal dalam belajar,dapat mengontrol sikapnya dalam belajar,menyelesaikan tugas-tugas melalui daring dan mengoptimalkan gadget yang dimiliki sebagai sumber belajar. Hal inilah yang disebut sebagai Self Regulated learning, dapat diartikan sebagai dorongan bagi individu untuk mengelola pembelajaran sendiri,bagaimana ia dapat memenejemen waktu dirumah,mengatasi hambatan belajar daringnya dan menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Namun tidak semua siswa memiliki Self Regulated Learning yang baik.Beberapa diantanya mengalami kebosanan tinggal dirumah.Disinilah peran Bimbingan Konseling (BK) dalam membantu mengatasi permasalahan-permasalahan siswa selama pembelajaran daring.

Guru BK memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran daring. Memotivasi ataupun memberikan penguatan kepada siswa merupakan hal utama yang harus dilakukan. Pada situasi seperti ini peran guru BK sangat diperlukan. Penguatan berupa motivasi ataupun konseling dilaksanakan secara online atau jika tidak memungkinkan guru BK bisa berkunjung ke rumah siswa dengan memperhatikan protokol kesehatan. Guru BK juga menjembatani proses komunikasi pihak sekolah dengan wali murid. Selain itu, guru BK juga bisa membantu orang tua dalam memberikan pengawasan sekaligus pengertian agar siswa lebih tertarik terhadap pembelajaran dibandingkan game atau media sosial.

BACA JUGA :  Menyelesaikan Masalah dengan Percentage bar*

Pada prinsipnya Guru Bimbingan dan Konseling (BK)-pun ikut terdampak dan harus melakukan sejumlah terobosan dalam melakukan layanan BK kepada siswa, dengan dukungan penuh orang tua karena layanan bersifat daring lewat media internet. Di masa pandemi peran guru BK sangat penting. Bekerjasama dengan orang tua siswa, guru BK berupaya meningkatkan kemandirian belajar siswa. Sehingga saat pandemi usai, akan terwujud kemandirian siswa, Lebih lanjut kemandirian yang bisa dimiliki yaitu bisa mengenal diri sendiri dan lingkungan secara obyektif, menerima diri sendiri dan lingkungan secara dinamis, mampu mengambil keputusan secara tepat, mengarahkan diri sesuai keputusan yang diambil, serta mewujudkan diri secara penuh, kreatif dan dinamis.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here