Perkuat Ekonomi Ummat, MEK PDM Kendal Rencana Kucurkan Lagi 50 Juta Bantuan Dana Stimulan

0
73
SYARAT. Jajaran pimpinan SBM MEK PDM Kendal menyampaikan beberapa syarat bagi peserta SBM angkatan 3 untuk mendapat bantuan dana stimulan pengembangan usaha 50 juta rupiah (foto dok tasin)

KENDALMU.COM | WELERI. Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEK PDM) Kendal kembali merencanakan mengucurkan dana bantuan sebesar limapuluh juta rupiah kepada para pelaku usaha yang tergabung dalam Sekolah Bisnis Muslim (SBM). Bantuan yang sama sebelumnya diberikan kepada para usahawan kecil yang ada di Kecamatan Brangsong, Kendal.

Ketua MEK PDM Kendal, H. Moechammad Noer Agoes Hidayat mengatakan, program bantuan stimulan dimaksudkan untuk membangkitkan kembali para usahawan kecil yang sempat terganggu.

“Akibat pandemi Covid-19 ini pelaku usaha hampir semua terpuruk, dan kami mencoba membangkitkan mereka dengan memberi stimulan” kata Agoes sebelum menyaksikan presentasi peserta SBM pada Sabtu malam (12/9) di Resto Water Six Weleri.

Dijelaskannya, peserta SBM angkatan ke 3 2020 dalam pembelajaran telah dibentuk 4 kelompok dari 45 peserta yang selama ini menyampaikan proposan dan mengikuti pelatihan serius

“Setiap kelompok dipandu oleh petugas yang sudah disiapkan untuk mendengarkan dan mengevaluasi proposal yang telah diajukan” ujarnya, mereka yang presentasinya meyakinkan, dan proposalnya layak, lanjut Agoes, kami siapkan bantuan stimulan sebesar limapuluh juta rupiah tentunya untuk mengembangkan usahanya.

“Bantuan dana stimulan senilai 50.000.000 rupiah kami berikan insya Allah akhir bulan September ini” tegas Agoes.

“Bagi yang belum memperoleh bersabar dan tunggu berikutnya” imbuhnya.

Sementara itu ketua SBM MEK PDM Kendal, H. Muhtasin menyampaikan, Sekolah Bisnis yang dipimpinnya ternyata mampu menunjukkan gairah para pelaku usaha kecil.dalam mengelola usahanya masing-masing di Kendal.

“SBM yang kami kelola sampai angkatan ke 3 ini sebagai ikhtiar kolektif untuk mengangkat derajat ekonomi ummat” ucapnya.

Diharapkan, model pembelajaran di SBM tidak hanya berdiri di Kendal tetapi bisa menjadi percontohan MEK PDM yang lain.

BACA JUGA :  Cegah Wabah Pandemi Covid-19, PCPM Bersama KOKAM Lakukan Ini

“Idealnya SBM ada di seluruh Indonesia yang dikelola oleh masing-masing MEK PDM”.

Sedangkan Ketua MEK PW Muhammadiyah Jateng, H. Khaerudin dalam kunjungannya ke Super Market Mina Sari Kendal Rabu (9/9) menyampaikan apresiasi kepada MEK PDM Kendal yang telah mendirikan SBM sebagai bentuk transformasi keilmuannya kepada para usahawan kecil.

“SBM tidak sebatas memberikan pembelajaran di bidang bisnis, tetapi juga stimulan bantuan dana untuk pengembangan para pelaku usaha kecil” katanya.

Beliau mengetahui, bahwa SBM seperti di Kendal pernah ada di Sragen, namun dalam perkembangannya sekatang belum diketahui secara pasti.

Beliau berharap, SBM tidak hanya ada di Kendal, tetapi di daerah lain di Jawa Tengah juga berdiri yang diprakarsai oleh MEK PDM. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here