PP Muhammadiyah Ajak Lawan Corona Dengan Tauhid dan Sains

0
0 views

KENDALMU.COM | SURAKARTA.  Coronavirus atau Virus Corona sekarang menghebohkan dunia akibat penyebarannya di Tiongkok yang begitu tiba-tiba. Setidaknya, hampir 3000 orang di Tiongkok telah tertular virus ini. Dan virus tersebut sudah tersebar ke berbagai Negara, tidak ketinggalan masuh ke Indonesia.

Sehubungan hal tersebut, Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si menyampaikan, tauhid dan sains sebagai pilar penting dalam melawan virus Corona.

“Keterpaduan dan antara tauhid dan sains dalam melawan virus Corono merupakan ciri Islam Berkemajuan” kata Dadang.

Hal tersebut diungkapkan dalam acara Koordinasi dan Sinergi Media Online dan Televisi Persyarikatan yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah Sabtu (14/3) di lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Menurut Guru Besar Sosiologi Agama pada Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung itu, kalau Allah mengendaki sesuatu yang mudharat pada manusia pasti tidak ada yang menghalangi.

“Juga ketika Allah menghendaki sehat pada kita juga tidak ada yang menghalangi. Dia memberikan sesuatu anugerah pada orang yang dikehendaki. Itulah pilar tauhid pada Allah,” ungkapnya.

Dadang yang pernah dipercaya sebagai ketua Pusat Studi Sunda melanjutkan, jalan yang didorong Muhammadiyah mengatakan, ilmu pengetahuan menjadi nomor dua setelah Al-Quran dan sunnah. Beliau mengambil kisah Khulafaurrasyidin ke dua, Umar bin Khatab yang melarang pasukannya masuk di suatu tempat karena sedang terjadi wabah.

“Ketika ditanya sahabat, kenapa dilarang ke sana? Kan kalau takdir Allah menghendaki kita sakit maka kita sakit. Kalau tidak maka tidak,” ujar Dadang menirukan ucapan sahabat.

Maka perkataan Umar pun patut menjadi sesuatu pelajaran yang hebat. “Dia berkata: justru kita ini ingin menghindari satu takdir ke takdir lain yang lebih baik’. Jadi ikhtiar itu perlu,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bendahara PDM Kendal Terpilih Sebagai Ketua FPSAA Jateng 2019 – 2024

Wakil Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi mengungkapkan lagi hadits Nabi yang mengatakan, jika suatu tempat atau daerah ada wabah, maka jangan masuk daerah itu. Dan ketika di tempatmu ada suatu wabah, maka jangan keluar dari tempatmu.

“Maka karantina Rasulullah itu sangat bagus dan luar biasa,” ujarnya.

“Jadi ajaran agama kita, merupakan ajaran Islam Berkemajuan yang komprehensif. Yang nantinya jika dipraktikkan bisa memadukan ketauhidan dan sains dengan baik. Karena agama kita orientasinya bukan masa lalu, tapi masa kini dan masa depan,” ungkapnya. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here