Beranda Dinamika Amal Usaha Puskesmas Patean Kampanyekan CTPS Kepada Siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari

Puskesmas Patean Kampanyekan CTPS Kepada Siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari

0
121 views
KAMPANYE. Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (GCTPS) oleh sejumlah siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari, Patean dipandu langsung oleh jajaran pegawai UPTD Puskesmas Patean (foto dok susilo)

KENDALMU.COM | PATEAN. Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Kec. Patean, Kab. Kendal, menggelar kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan sasaran para siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari. Kegiatan berlangsung pada Rabu (6/1) di gedung baru MI Muhammadiyah Pagersari.

Sanitarian Puskesmas Patean, Eri Nuryati, mengatakan, gerakan CTPS dimaksudkan sebagai edukasi dalam pelaksanaan protocol kesehatan.

“Kami memilih sebanyak 21 siswa dari MI Muhammadiyah Pagersari. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak membiasakan diri cuci tangan pakai sabun dan menjaga protokol kesehatan” kata Eri ketika ditemui kontributor kendalmu.com di sela-sela acara.

Menurutnya, kampanye CTPS dilakukan secara bergiliran di 37 sekolah yang ada di Kecamatan Patean.

Beliau berharap, tradisi atau kebiasaan CTPS bagi anak-anak sekolah dilakukan di mana dan kapan saja supaya memiliki dampak positif, yaitu terhindar dari penyakit.

BEBAS KUMAN. Para siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari didampingi guru dan sanitarian UPTD Puskesmas Patean menunjukkan tangan bebas kuman setelah melakukan CTPS (foto dok susilo)

Sedangkan salah satu guru MI Muhammadiyah Pagersari, Kusyanto, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, CTPS sebagai bentuk antisipasi dan pembelajaran bagi siswa dalam mencegah Covid-19.

“Kampanye cuci tangan pakai sabun ini ditujukan sebagai antisipasi dan pembelajaran kepada siswa dalam mentaati protokol kesehatan di tengah-tengah pandemi Covid 19” kata Kusyanto.

Beliau berharap, gerakan CTPS oleh siswa-siswi MI Muhammadiyah Pagersari bisa ditularkan kepada siswa-siswi yang lain dalam rangka membiasakan diri menjaga kebersihan.

“Pada masa pandemi diharapkan anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan tersebut bisa menularkan cuci tangan di lingkungan setempat, baik di rumah, tempat ngaji dan lain sebagainya” pungkasnya. (susilo)

BACA JUGA :  STIKES Muhammadiyah Kendal Gelar Halal Bihalal Virtual, Inilah 4 Pesan Prof Suparman