Raker MPKU PDM Kendal, Bedah Konsep Holding Company AUMKES

0
32 views
SERAHKAN. Ketua MPKU PDM Kendal, H. Taufik Husein menyerahkan buku konsep Holding Company kepada ketua PDM Kendal, KH Muslim (foto dok fur)

KENDALMU.COM | KENDAL. Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPKUPDM) Kendal menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Selasa (19/10) di Hotel Tirto Arum, dan salah satu agenda strategis yang akan dibicarakan adalah membedah konsep holding Amal Usaha Muhammadiyah bidang Kesehatan (AUMKES) yang ada di Kendal.

Ketua MPKU PDM Kendal, H. Taufiq Husein, mengatakan, periode kepemimpinan Muhammadiyah hasil Muktamar ke 47 mestinya sudah selesai, tetapi karena Muktamar 48 diundur, secara otomasi terdapat penambahan waktu.

“Secara periodesasi yang tertuang dalam Surat Keputusan kepemimpinan kita sudah berakhir, tapi karena Muktamar diundur, secara otomatis kita maksimalkan pelaksanaan program-program kerja yang telah ditetapkan” kata Taufiq Husein.

Hal itu, kata Bang Upik, panggilan akrab, sebagai salah satu wujud ketundukan kita kepada persyarikatan.

Ketundukan yang dimaksud beliau salah satunya adalah AUMKES di Kendal tunduk dan patuh kepada kebijakan-kebijakan MPKU sebagai pembantu persyarikatan.

“Semua AUMKes harus tunduk kepada persyarikatan, tidak jalan sendiri-sendiri” tegasnya.

Ketundukan AUMKes di bawah naungan persyarikatan, kata beliau, disandarkan pada konsep Holding Company yang telah disusunnya.

“RSI, RSA, RSDI, RSU PKU, dan sejumlah Klinik Pratama yang yang ada di Kendal merupakan jaringan, dan MPKU Kendal bertekad membentuk Holding Company” ujarnya.

“Melalui Raker ini kami menyampaikan dan mensosialisasikan Konsep Holding kepada AUMKes yang selanjutnya dalam waktu khusus konsep holding ini juga akan kami sampaikan ke anggota PDM Kendal” ungkap Upik.

KHIDMAT. Peserta Raker MPKU PDM Kendal dengan khidmat mengikuti paparan. (foto dok dar)

Sementara itu Ketua PDM Kendal, KH. Muslim, tidak henti-hentinya mengingatkan, bahwa Muhammadiyah mendirikan AUMKes untuk sarana dakwah.

“Rumah Sakit Muhammadiyah didirikan untuk kemaslahatan ummat, melayani kesehatan, dan kemaslahatan harus dihidupkan dengan cara berkumpul, evaluasi dan menemukan ide-ide yang baru” ujarnya.

BACA JUGA :  Wujud Gotong Royong, Warga Kerja Bakti Cor Gedung MI Muhammadiyah Gempolsewu Sampai Larut Malam

Beliau tidak bisa membayangkan seandainya di Kendal tidak ada Rumah Sakit Muhammadiyah.

“Coba kalau Rumah Sakit di Kendal dikuasai bukan orang muslim, tentu kita merasa sedih”

Mbah Muslim mengingatkan lagi, Muhammadiyah hidup harus bermaslahat jangan memberi mudharat.

“Memberi kemaslahatan kepada semua ummat jangan sampai berhenti, tetapi jalan terus. Boleh koma, tetapi tidak boleh titik”  ungkapnya menyitir Al qur’an Surat Al Insyrah ayat 7 ’apabila engkau telah selesai, tetaplah bekerja keras’

Beliau meminta agar kegiatan ini sebagai salah satu pusat informasi AUMKes yang harus diketahui, dan dakwah lewat rumah sakit.

Kegiatan Raker diikuti 36 peserta yang terdiri dari seluruh direktur Rumah Sakit Muhammadiyah di Kendal ditambah dengan kepala Klinik Pratama, dan PCM yang sedang berencana mendirikan AUMKes.

Turut hadir pula PCM Gringsing, Batang yang tengah mempersiapkan pendirian Klinik Pratama dan diharapkan gabung di holding company MPKU PDM Kendal.

“PCM Gringsing juga hadir dan kami undang sebagai peserta Raker istimewa” tutup Upik. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here