Rakor Majelis Dikdasmen Kendal Diwarnai Launching Smart Office

0
136 views

KENDALMU.COM | WELERI. Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PD Muhammadiyah Kendal menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diikuti oleh seluruh Kepala MI/SD, SLTP/A Muhammadiyah, Majelis Dikdasmen PCM se Kab. Kendal, Majelis Dikdasmen PD Aisyiyyah Kendal, Pimda 070 TSPM Kendal, PD IPM, dan Kwarda HW Kendal. Rakor berlangsung pada Rabu (20/10) di SMP Muhammadiyah 1 Weleri sekaligus launching smart office yang dibuka/diresmikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah Jateng, Iwan Junaedi.

Diketahui smart office merupakan sistem yang dikembangkan untuk membantu produktivitas dari manusia dalam melakukan aktivitas pekerjaan, dengan menggunakan teknologi cerdas dan IoT (Internet of Things). Smart Office Majelis Dikdasmen PDM Kendal dapat ditemukan menggunakan laptop atau hp android, dengan membuka Web Smart Office di http://dikdasmenkendal.id

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jateng, Iwan Junaedi menilai positif keterlibatan Majelis Dikdasmen tingkat Cabang dan sejumlah Ortom Muhammadiyah yang ada keterkaitan dengan sekolah Muhammadiyah dalam Rakor.

“Kebijakan Majelis Dikdasmen terkadang mengalami keterlambatan untuk diketahui oleh semua tingkatan di bawahnya, terutama di tingkat Cabang,” ujar Iwan.

Rakor Dikdasmen, kata dia, sebagai media koordinasi dalam rangka memahami dan mengetahui kebijakan dan kinerja di masing-masing sekolah Muhammadiyah dan Majelis Dikdasmen.

Iwan Junaedi juga menyampaikan empat pilar program 2015 – 2020 Majelis dikdasmen PWM Jawa Tengah, yaitu mewujudkan sekolah unggul, mewujudkan sekolah mandiri, mewujudkan pusat pengembangan sumber daya manusia, dan mewujudkan tata kelola Majelis Dikdasmen yang sehat.

Sementara itu Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Sodiq Purwanto mengatakan, pendidikan di Muhammadiyah tidak seperti biasanya, tetapi pendidikan kita adalah bagian dari pengkaderan.

“Salah satu bentuk pengkaderan di sekolah Muhammadiyah adalah pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan dapat berjalan dengan bagus” kata Sodiq.

BACA JUGA :  Milad ke 26, RSDI Kaliwungu Berbagi Dengan Anak Yatim

Dia menilai, Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) adalah bagian penting, tidak diajarkan secara konfensional tetapi ada action, dan sekolah-sekolah unggul tidak hanya unggul di bidang umum, tetapi juga unggul Ismuba.

“Di Rakor ini diharapkan ada cabang yang memiliki sekolah unggul, berani mempraktekkan unggul Ismuba” pintanya.

Sedangkan Wakil Ketua PDM Kendal, Moh Zabidi meminta kepada seluruh sekolah/madrasah Muhammadiyah supaya menanfaatkan semaksimal mungkin apa yang dimilikinya sebagai sarana atau media dakwah dan guru sebagai penggerak.

Man, money, and resource yang dimiliki oleh setiap sekolah Muhammadiyah mestinya sebagai sarana dakwah” kata Zabidi.

Dia berharap seluruh jajaran guru menjadi penggerak dan pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif.

“Guru penggerak dalam rangka mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar” katanya. (fur)