Home Dinamika Respon MDMC Terhadap Banjir Bandang di Boja

Respon MDMC Terhadap Banjir Bandang di Boja

0
50 views

KENDALMU.COM | BOJA. Akibat luapan air sungai Blorong menerjang rumah warga di Perum Sargi Indah Penaton Desa Boja Kecamatan Boja, Kab. Kendal , Kamis (19/11) pukul 18.30-21.30 WIB. Dari 150 warga yang menghuni Perum, terdapat 26 rumah, 1 rumah rusak berat, 2 rumah rusak ringan, 1 musholla rusak, dan 2 orang tewas atas nama Rudi Waluyo (53) dan anaknya, Nadia Rully Puspita (25), keduanya warga Desa Kedungsari, Kec. Singorojo, Kendal.

Kronologisnya, hujan lebat setelah ashar, maghrib air mulai naik ke rumah warga begitu cepat karena tanggul tidak kuat menahan arus air yang deras. Warga tidak sempat menyelamatkan segala yang ada di rumah. Warga disuruh menyelamatkan diri ke atas rumah atau perumahan karena air naik semakin cepat. Derasnya air mengakibatkan banyak sepeda motor hanyut sampai di tengah sawah dan ketemu semua.

Banjir bandang tersebut direspon oleh Muhammadiyah melalui MDMC 6 orang, Kokam 5 personil, dibantu LPB dan relawan yang lain.

“Memahami musibah tersebut Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah menurunkan personilnya untuk membantu para korban dengan droping air mineral, sarapan pagi dan makan siang 150 bungkus” kata salah satu personil MDMC, Agung Prakuso.

“Kami juga melakukan bersih-bersih rumah warga dengan membawa alat, seperti skop, cangkul dan pompa air” imbuhnya.

Terkait 2 orang korban meninggal akibat banjir berawal dari saksi Sutar bin Pala melihat 2 orang terseret arus saluran irigasi. Saksi berusaha memberikan pertolongan dengan cara mengambil tali di dalam rumah namun saat keluar rumah korban sudah tidak terlihat terbawa derasnya arus banjir yang melintasi di atas jembatan tersebut. Saksi kemudian melapor ke Polsek Boja. Sekitar pukul 22.00 WIB sepeda motor yang diduga milik korban ditemukan oleh gabungan tim SAR, dengan ciri-ciri sepeda motor Honda Supra Fit warna merah nopol H 2723 AG.

BACA JUGA :  Majelis Tabligh dan MPI PDM Kendal Sepakat Tayangan Hikmah Senja dan Hikmah Pagi Berlanjut

“Korban ditemukan Jumat siang pukul 14.00 WIB tak jauh dari lokasi penemuan sang ayah, kurang lebih 200 meter, dengan posisi berada di persawahan,” tutur Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya.

Setelah berhasil dievakuasi selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Boja untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR ini secara resmi kami tutup dan terima kasih atas kerjasama tim SAR gabungan sehingga kedua korban cepat kita temukan,” pungkas Yahya. (Agung)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here