Rifqi Nur Hanafi, Guru SMK Muga, Wakili Jateng Ikuti Seminar Impelementasi Teknologi Pendidikan 4,0

0
201
POSE BERSAMA. Rifqi Nur Hanafi (tengah) bersama peserta utusan dari Provinsi lain, pose bersama (foto dok rifqi)

KENDALMU | WELERI. Rifqi Nur Hanafi (32), salah satu guru SMK Muhammadiyah 3 (Muga) Weleri, Kendal, ditunjuk mewakili Jawa Tengah untuk mengikuti seminar pendidikan nasional bertajuk ’Impelementasi Teknologi Pendidikan 4,0 Menuju Digitalisasi Sekolah di Indonesia’.

Kegiatan seminar yang berlangsung selama 4 hari (6-9/2) di Jakarta Convention Center (JCC) diikuti oleh perwakilan seluruh propinsi se Indonesia.

Terpilihnya Rifqi dapat mengikuti seminar tersebut, karena diawali dari seleksi di akun kemendikbud satu bulan sebelum kegiatan.

“Setelah diseleksi peserta yang tepilih akan dipanggil melalui akun kemendikbud dengan melampirkan surat resmi. Dan Alhamdulillah saya adalah salah satu yang lolos seleksi dan berhak mengikuti seminar tersebut” ungkapnya.

Beliau menjelaskan, dalam menghadapi revolusi industri 4.0 perlu adanya perubahan dalam kurikulum, siswa, guru, dan juga sekolah.

“Keempat sisi ini, harus disiapkan. Dari sisi kurikulum, bagaimana menyiapkan anak-anak kita familiar dengan “big data”, seperti bagaimana menggunakan ponsel pintar dan aplikasi lainnya” beber Rifqi, seminar tersebut, lanjutnya, dapat menjadi jawaban bagi dunia pendidikan dalam memasuki era digital yang akan merubah sistem pendidikan dari pendekatan parsial menjadi holistik.

Dikatakan juga, bahwa para guru juga harus bisa menginspirasi siswanya untuk mampu berbagi dengan siswa-siswa lain, supaya bisa berbagi terobosan dalam memahami materi pelajaran di sekolah.

Seminar tersebut diselenggarakan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bekerja sama dengan PT Wahyu Promo Citra.

“Selain seminar, juga diselenggarakan pameran  2 Th Indonesia Edutech Expo 2020 yang penyelenggarannya bersamaan dengan pameran Indonesia Int’l Education andTraining Expo ke-29” “ imbuhnya.

Dikutip dari laman industry.co.id, kegiatan tersebut didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,Dinas Pendidikan Prov. DKI Jakarta, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) dan  Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) .

BACA JUGA :  Majelis Dikdasmen PWM Jateng Siap Gelar US Ismuba Berbasis Android

Direktur PT Wahyu Promo Citra, Sukur Sakka, penyelengraan 2 Th Indonesia Edutech Expo bertujuan  menjadi forum bagi guru untuk mengenal, mengetahui dan dapat memanfaatkan produk teknologi pendidikan baik dalam bentuk hardware maupun software. “ Di samping menjadi forum bagi guru untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya seiring dengan kemajuan teknologi bidang pendidikan yang berkembang pesat,” ujarnya.

Sukur Sakka menambahkan,  pameran ini juga dapat menjadi barometer tentang perkembangan produk teknologi pendidikan di Indonesia. Serta referensi bagi stakeholder bidang pendidikan dalam menentukan kebijakan pemenuhan sarana prasarana sekolah dan meningkatkan kualitas belajar mengajar yang menyenangkan bagi peserta didik (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here