RS PKU Aisyiyah Kendal Diresmikan, Bupati Serahkan Surat Ijin Operasional

0
101 views

KENDALMU.COM | KANGKUNG. Rumah Sakit Pembina Kesehatan Umum (RS PKU) Aisyiyah Kendal resmi beroperasi yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan diserahkannya Surat Ijin Operasional kepada Ketua PD Aisyiyah Kendal, Muslikhah.

Dalam sambutannya, Dico menilai Aisyiyah Kendal memiliki karakter berdaya juang yang menjadi kebutuhan masyarakat Kendal sehingga dapat berdaya saing dengan daerah lain agar perubahan positif di Kab. Kendal bisa ditangkap oleh sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Kendal.

“Jadi virus-virus kebaikan ini oleh teman-teman Aisyiyah Kendal tolong ditularkan kepada masyarakat Kendal agar ke depan memiliki SDM yang baik supaya Kebupaten Kendal menjadi daerah yang terbaik di Jawa Tengah dan bisa memberikan kontribusi yang baik pula untuk Indonesia secara umum,” pinta Dico pada peresmian RS PKU Aisyiyah Kendal pada Rabu (22/12).

Lebih lanjut dia mengatakan, Kabupaten Kendal adalah kabupaten yang siap untuk maju. Dengan segala potensi dimiliki yang ada, maka akan banyak kemajuan-kemajuan yang bisa dicapai nantinya.

“Yang jadi kekhawatiran ini justru bagaimana sumber daya manusanya ini benar-benar siap untuk mengahadapi perubahan yang posistif di Kabupaten Kendal. Itu yang menjadi challenge atau tantangan bagi saya. Untuk Aisyiyah tak perlu saya khawatirkan, karena SDM nya punya karakter yang siap untuk berdaya saing. Salah satu contoh, setiap ketemu,  saya selalu ditanya soal ijin operasional rumah sakit ini. Ini tanda-tanda masyarakat yang memiliki karakter mau maju,” katanya disambut aplaus para tamu undangan.

Dengan beroperasionalnya RS PKU Muhammadiyah Kendal ini, Bupati berharap dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang sebaik-baiknya dan pada masa yang akan datang dapat berkembang dengan baik dan bisa melahirkan rumah sakit-rumah sakit lainya, karena saat ini kebutuhan bed occupancy masih sangat kurang sekali dengan kebutuhan yang ada di Kabupaten Kendal.

BACA JUGA :  Berdayakan Ekonomi Kaum Perempuan, PWNA Jateng Beri Pelatihan Kewirausahaan dan Manajemen Web

“Jadi kita harus tetap semangat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kendal. Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan bisa menjadi amal ibadah.

Pada sisi lain, Dico menyampaikan berkat dukungan dari Muhammadiyah, pandemi di Kabupaten Kendal sudah PPKM Level 1.

“Vaksinasi sudah lebih dari 85 persen. Ini berkat kerjasama dan kolaborasi serta kerja keras bersama-sama sehingga sampai hari ini pandemi Covid-19 mampu dapat dikendalikan” ujarnya.

Namun, Bupati meningingatkan bahwa Covid-19 masih ada dan virus Covid sangat pintar secara biologis bermutasi.

“Tentunya kita bersama-sama berdoa agar mutasi yang dilakukan Covid-19 ini selalu melemah dan melemah sehingga menjadi endemic, karena tentunya kita sudah capek menghadapi pandemi ini, dampaknya begitu luas tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial dan ekonomi. Kita harus tetap bisa menjaga protokol kesehatan. Saya minta teman-teman Muhammadiyah untuk bisa menjadi pelopor terdepan dalam rangka untuk bisa memberikan informasi terkait prokes terhadap masyarakat Kabupaten Kendal,” tukasnya.

Sementara itu Ketua PD Aisyiyah Kendal, Muslikhah mengatakan RS PKU Aisyiyah Kendal merupakan mimpi dari pimpinan Dearah Aisyiyah Kendal yang sudah dicanangkan sejak tahun 1982 dengan mendirikan Rumah Bersalin Balai Pengobatan.

“Yang saat itu masih ngontrak. Seiring perjalanan waktu setelah dua tahun alhamdulillah bisa menempati lokasi ini,” katanya.

RS PKU Aisyiyah ini merupakan metamorfosis dari Rumah Bersalin Balai Pengobatan Aisyiyah. Dengan sekian waktu perjalanan panjang jatuh bangun dengan dinamikanya.

“Mulai periode Muktamar Muhammadiyah 47, kami disemangati dan mendapat dukungan dan bahkan backup penuh dari PDM Kendal, MPKU dan direktur rumah sakit. Sehingga Aisyiyah punya keberanian untuk melangkah dan menata diri. Terimakasih kepada bapak dan ibu yang ada di ranting. Karena setiap bulan kami minta infaknya untuk bisa mewujudkan rumah sakit ini,” ungkap Muslikhah serasa meneteskan air mata.

BACA JUGA :  SLB Surya Gemilang Meluluskan Dua Kali, Alumninya Terserap di DUDI

Sedangkan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Hj. Siti Noordjannah Djohantini mengatakan, Aisyiah Kendal telah berupaya maksimal yang membuahkan hasil berdirinya rumah sakit ini.

“Semangat membangun RS Aisyiyah ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada tahun 2017 yang  kebetulan saya hadir disini ikut meletakkan batu pertamanya,”  katanya.

Saat ini,  lanjut dia, ada sebanyak 19 RS Aisyiyah di Indonesia, 9 diantaranya ada di Jawa Tengah, termasuk di Daerah Kendal.

Siti Noordjannah mengungkap bahwa KH Ahmad Dahlan dalam melawan penjajah tidak memanggul senjata, tetapi memanggul pikiran, mengasah otak supaya cerdas untuk mengalahkan keberadaan penjajah.

“Terbukti bersama para santri, KH Ahmad Dahlan dapat membangun rumah sakit. Sikap tersebut terus kita perjuangkan,” tandasnya.

Siti Noordjannah menerangkan ada perbedaan RS Aisyiyah dengan rumah sakit lainnya, yakni meletakkan RS Aisyiyah sebagai milik organisasi, dan berorientasi pro dhuafa, berpihak pada surat Al Ma’un, dan Aisyiah ikut membangun negara melalui berbagai bidang.

“Pendidikan punya Perguruan Tinggi Aisyiyah (PTA), kesehatan punya RS Aisyiyah,  Sosial punya Panti Asuhan Yatim (PAY), yakni punya sifat welas asih kepada sesama anak yatim,” pungkasnya.

Hadir pula dalam acara peresmian, jajaran PDM Kendal, Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir, jajaran PDA Kendal, seluruh pimpinan RSI Kendal. Dan jajaran PCM dan PCA se Kab. Kendal. (fur)