RSI Muhammadiyah Kendal Lakukan Vaksinasi Bagi Pegiat Wisata dan Atlit

0
175 views
Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kab. Kendal bersama jajaran direksi dan BPH RSI Kendal setelah vaksinasi (foto dok farid)

KENDALMU.COM | WELERI. RSI Muhammadiyah Kendal mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kendal untuk melakukan vaksinasi Covid-19 kepada para pegiat wisata dan atlet di Kendal. Vaksinasi berlangsung mulai Selasa (23/2) hingga 2 hari ke depan di RSI setempat.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Kardiyantomo mengatakan, pihaknya telah mendata 1.500 pegiat wisata untuk mendapatkan jatah dosis vaksin.

“Setidaknya ada 565 pegiat wisata dan 100 atlet divaksin Covid-19 pada vaksinasi tahap ke II. Jumlah tersebut masih separuh dari total jumlah pegiat wisata dan atlet yang terdaftar untuk mendapatkan vaksin” katanya.

Menurutnya, mereka adalah pegiat pariwisata dari destinasi yang dikelola Pemda, swasta, wisata desa, pengelola restoran, hingga pedagang di kawasan obyek wisata.

“Hanya saja, Dinas Kesehatan baru memberikan jatah 565 dosis vaksin untuk pegiat wisata. Sisanya harus menunggu alokasi vaksin selanjutnya bahkan tahapan vaksinasi lanjutan” imbuhnya.

Ia berharap, jatah alokasi vaksin ini dapat diprioritaskan bagi pegiat pariwisata yang sering kontak dengan pengunjung. Seperti petugas pelayanan informasi dan tiket, pemandu wisata, hingga pedagang di lingkungan wisata.

Dengan itu, skala prioritas bisa diterapkan dengan efektif guna meminimalisir penularan Covid-19 kepada orang-orang yang rentan.

Humas RSI, Farid Hermawan mengatakan, pegiat wisata memang harus segera mendapat vaksin lebih cepat, karena sektor ini sangat terdampak akan pandemi virus Corona..

“Dengan adanya vaksinasi bagi para pegiat wisata diharapkan sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Kendal kembali bangkit dan berkembang” kata Farid kepada kendalmu.com.

Pelaksanaan vaksin tahap satu di RSI, menurutnya dapat berjalan normal dan lancar.

“Mereka setelah divaksin sementara tidak ada keluhan, tetapi kemungkinan akan ada efek samping sebagai tanda normal bahwa aktivitas sehari-hari menurun, tetapi akan hilang dalam beberapa hari” katanya. (fur)

BACA JUGA :  Begini Cara PDM Kendal Mengurai Simpul Pemasalahan AUM ‘Satu Pondok Tiga Cinta’ di Limbangan