Sarasehan Hari Pahlawan, Pemkab Kendal Ganti Jalan Pahlawan Menjadi Jalan KH. Ahmad Rifa’i

0
19 views
PENYERAHAN FOTO. Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur, menyerahkan foto pahlawan nasional, KH.Ahmad Rifa'i dan diterima oleh Kepala Dinas Sosial, Subarso disaksikan Ketua STIK, Akhmad Tantowi (foto dok fur)

KENDALMU.COM | KOTA KENDAL. Pemerintah Kab.Kendal melalui Perda merencanakan mengganti salah satu nama jalan di Kota Kendal, tepatnya Jalan Pahlawan akan diganti menjadi Jalan KH Ahmad Rifa’i.

Hal tersebut terungkap dalam Sarasehan dan Sosialisasi Pahlawan Nasional K.H. Ahmad Rifa’i Jum’at (13/11) di Gedung Abdi Praja Kendal.

Bertindak sebagai nara sumber tunggal Ketua Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK), Akhmad Tantowi, mengatakan, ditetapkannya KH. Ahmad Rifa’i sebagai pahlwan nasional berdasarkan Kepres RI No. 089/TK/Tahun 2004 tanggal 5 November 2004.

“KH. Ahmad Rifa’i diusulkan sebagai pahlawan nasional tahun 2002, dan 2004 Kepres bisa turun” kata Tantowi.

Dijelaskan, K.H. Ahmad Rifa’i lahir pada 9 Muharam 1200 H atau 1786 M di kampung Tempuran (Kelurahan Pegulon), Kota Kendal, Jawa Tengah, dan sang ayah K.H. Muhammad Marhum Bin Abi Sujak meninggal saat K.H. Ahmad Rifa’i baru berusia delapan tahun.

“K.H. Ahmad Rifa’i kecil kemudian diasuh oleh kakak perempuannya, yang merupakan istri dari Kiai Asy’ari (Kyai Guru) Kaliwungu.Dari kakak iparnya inilah, K.H. Ahmad Rifa’i belajar agama hingga dewasa. Ketika usianya menginjak dewasa, K.H. Ahmad Rifa’i memulai jalan dakwah dengan tablig keliling Kendal. Dakwah yang disampaikan terkenal tegas hingga membuat Belanda selalu mengawasi gerak-geriknya” bebernya.

Beliau melanjutkan, pada usia sekitar 30 tahun, K.H. Ahmad Rifa’i berangkat ke Mekkah untuk menimba ilmu langsung dari ulama di Saudi. Di sana, K.H. Ahmad Rifa’i berguru pada Syekh Ahmad Ustman, Syekh Al-Barawi dan Syekh Abdul Aziz Al Habisyi. Delapan tahun kemudian, K.H. Ahmad Rifa’i melanjutkan studi di Mesir. Ketika kembali ke Indonesia, K.H. Ahmad Rifa’i semakin mapan berdakwah.

Bersama ulama Indonesia yang pernah belajar di Arab, K.H. Ahmad Rifa’i mengadakan sebuah pertemuan membahas kehidupan muslim Indonesia yang masih lekat dengan hal mistis.

BACA JUGA :  Semarakkan Milad Ke-24, RSI Muhammadiyah Kendal Selenggarakan Seminar Evakuasi, Rujukan, Bantuan Hidup Dasar

Atas dasar tersebut, munculah sebuah gerakan pembaharu berwujud organisasi sosial kemasyarakatan Rifa’iyyah, yang didirikan K.H. Ahmad Rifa’i. Objek dari Rifa’iyyah adalah masyarakat desa dan bergerak di ranah sosial keagamaan.

Beliau berharap pahlawan KH Ahmad Rifa’i bisa dijadikan sebagai nama salah satu jalan yang ada di Kota Kendal.

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur dalam sambutannya mewakili Pemkab Kendal mengharapkan supaya perjuangan KH Admad Rifai menjadi teladan agar masyarakat.

“Kita ketahui di bumi Kendal telah lahir seorang yang gigih dalam melawan penjajah Belanda, yaitu KH Ahmad Rifa’i. Dalam dakwahnya beliau tidak hanya menyampaikan masalah-masalah agama, tetapi juga sosial kemasyarakatan” katanya.

Atas jasa-jasa dan pengorbanan KH Ahmad Rifa’i menerima anugerah sebagai pahlawan nasional tahun 2004.

Terkait dengan sosialisasi KH Ahmad Rifa’i sebagai pahlawan nasional, Pemkab Kendal melalui beberapa Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) akan melakukan beberapa hal strategis, diantaranya adalah mengganti nama jalan pahlawan di Kota Kendal menjadi jalan KH. Ahmad Rifa’i, dan memasang gambar KH Ahmad Rifa’I di beberapa kantor pemerintah Kab. Kendal dan swasta. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here