Beranda Dinamika Amal Usaha Satlantas Kendal Sosialisasikan Safety Riding Kepada Siswa-siswi SMK Muga Weleri

Satlantas Kendal Sosialisasikan Safety Riding Kepada Siswa-siswi SMK Muga Weleri

0
106 views
SAFETY RIDING. Sosialisasi safety riding oleh Satlantas Polres Kendal kepada para siswa SMK Muhammadiyah 3 Weleri (foto dok asep)

KENDALMU.COM | WELERI. Tingginya angka kecelakaan di jalan raya disebabkan karena jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan juga karena kelalaian manusia yang menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas, maka meskipun di tengah-tengah proses pembelajaran jarak jauh masih berlangsung, Satlantas Polres Kendal mengadakan kegiatan sosialisasi berlalu lintas di SMK Muga (Muhammadiyah 3) Weleri, pada Rabu (10/2) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sosialosasi Safety Riding tersebut dimaksudkan untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya khususnya bagi para pelajar. Hadir dalam kegiatan tersebut 4 anggota Satlantas Polres Kendal.

Plt. Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri H. Akhmad Sulkhan, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan kampanye keselamatan berlalulintas, khususnya para siswa yang mengendarai sepeda motor.

“Hal ini sangat penting, karena hampir semua siswa mengendarai sepeda motor ke sekolah.” kata Sulkhan.

Beliau berharap, jalinan kerja sama antara Polres Kendal, khususnya Satlantas di bidang safety riding ini bisa memahamkan kepada para siswa, betapa pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Termasuk kerja sama di bidang yang lain untuk kepentingan bersama” imbuhnya.

Kegiatan safety riding diikuti oleh 24 siswa dari 6 jurusan. Sebagai instruktur hadir Kanit Dikyasa Polres Kendal, IPDA Yongki Eka didampingi oleh Kanit Lantas Polsek Weleri, IPDA Pandu Putra Satria dan dua anggota Satlantas lainnya.

Kanit Dikyasa Polres Kendal, IPDA Yongki Eka, mengatakan keselamatan berlalu lintas tidak semata tanggung jawab kepolisian.

“Keselamatan berlalu lintas tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Semua pengguna jalan harus sadar dengan keselamatan berlalu lintas” kata IPDA Yongki.

Beliau menjelaskan, ketaatan pada peraturan lalu lintas diharapkan timbul dari diri pelajar. Semua pelajar diharapkan menyadari mengapa harus mentaati peraturan lalu lintas.

BACA JUGA :  Merespon Tragedi Susur Sungai, Utomo Minta Kepada HW Mengedepankan Keselamatan dan Profesional Dalam Setiap Kegiatan

“Anak usia SLTA dianggap paling rawan dibandingkan dengan fase-fase perkembangan lainnya, dan merupakan suatu masa perkembangan yang berada diantara masa kanak-kanak dan dewasa” ungkapnya.

Beliau berharap setelah kegiatan sosialisasi ini, para siswa lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara sehingga angka kematian akibat kecelakaan di jalanan dapat di minimalisir.

Adapun materi sosialisasi safety riding meliputi slalom, yaitu melatih kemampuan dan menjaga keseimbangan tubuh ketika pengendara motor sedang menikung, melakukan manufer mendadak ataupun ketika sedang melalui jalanan berliku. Selanjutnya jalan titian, hampir sama dengan slalom, manfaatnya ketika melewati jalan sempit, diantara sela-sela mobil.

Dalam hal meniti jalan sempit pengendara sepeda motor tidak menyenggol bodi mobil, spion mobil atau kendaraan lain. Adapun materi ketiga adalah melewati jalanan bergelombang berfungsi untuk melatih keseimbangan tubuh ketika melewati jalanan yang tidak rata, bergelombang, atau berlubang.

Pelatihan ini juga mengedepankan mengenai komposisi penggunaan rem depan dan belakang secara konstan, mengatur kecepatan sepeda motor ketika melakukan pengereman dan juga menjaga keseimbangan saat melewati jalanan yang rusak. (asep)