SBM Ke 4 Dimulai, 50 Peserta Siap Menerima Pembelajaran Berbasis Pengusaha

0
52 views
CINDERA MATA. Ketua MEK PDM Kendal, Moechammad Agoes Noer Hidyat (kiri) menyerahkan cindera mata kepada Dekan Fakultas Ekonomi UNIMUS, Khaerudin usai menyampikan kuliah umum pembukaan SBM ke 4 (foto dok fur)

KENDALMU.COM | SUKOREJO. Sekolah Bisnis Muslim (BSM) angkatan ke 4 yang diselenggarakan oleh Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PD Muhammadiyah Kendal mulai digelar. Kegiatan tahunan tersebut mulai berlangsung pada Ahad siang (20/6) di SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo.

Ketua MEK PDM Kendal, Moechammad Noer Agoes Hidayat mengatakan SBM angkatan ke 4  pesertanya tidak hanya warga dan simpatisan Muhammadiyah.

“Paling tidak ada 5 peserta dalam data pribadi mereka bukan warga kita” kata Agoes usai pembukaan.

Dijelaskannya, sesuai dengan visi dan missi MEK memberdayakan di bidang ekonomi dan kewirausahaan kepada Cabang dan Ranting juga masyarakat pada umumnya.

“Meskipun pandemi Covid 19 belum berakhir kita tetap harus bangkit melakukan inovasi, kreatif dan usaha di bidang ekonomi” tuturnya.

Ketika mereka melakukan upaya ekonomi, lanjut Agoes, MEK melakukan pendampingan sampai mereka dinilai berhasil dan lahir sebagai pengusaha baru di Cabang, Ranting dan di Kab. Kendal.

“Pendampingan yang dilakukan tergantung pada persoalan yang dihadapi. Jika terjadi kegagalan kita bantu dengan cara mengurai permasalahannya apa dan kita carikan solusi yang tepat, tentu setelah itu bangkit kembali”

Terkait dengan modal usaha, imbuhnya, MEK menyediakan dana stimulan senilai Rp. 245.000.000 untuk mereka yang sungguh-sungguh dalam berwiraswasta.

“Stimulan sebesar itu kita berikan kepada 4 cabang, yakni Sukorejo, Pageruyung, Singorojo dan Boja. Sedangkan Rp 45.000.000; digunakan oleh SBM corp yang nantinya di kelola oleh MEK PDM Kendal” jelas Agoes.

Sementara itu Wakil Ketua Badan Pelaksana Lazismu Jateng, Sukamto mengatakan lembaganya mensuport kegiatan SBM sebagai salah satu wujud ikhtiar menciptakan usahawan sukses.

“Kalau kita sekolah, kuliah akan dapat ijazah, tapi kalau mengikuti SBM dengan baik akan menjadi pengusaha” kata Sukamto.

BACA JUGA :  M. Nurul Huda : IPM Harus Mengikuti Zaman, Bukan Malah Tereliminasi Oleh Zaman

Dia menilai SBM di Kendal sangat dinamis dalam memberdayakan masyarakat Cabang dan Ranting.

“SBM di Kendal tidak sebatas pembelajaran, tetapi praktek lapangan, pendampingan dan stimulant modal” ujarnya.

Sedangkan koordinator MEK PDM Kendal, Budiyanto mengingatkan karakter pengusaha yang tidak mudah putus asa menghadapi permasalahan dalam berbisnis.

“Bisa jadi kita diapusi oleh internal maupun eksternal. Relasi bisnis yang sudah dibangun dengan baik bisa jadi berubah menjadi permasalahan” katanya.

Salah satu kunci sukses dalam berbisnis, kata Budiyanto upaya mengembangkan usaha di era digital yang mampu melahirkan strategi baru dalam berbisnis, yaitu memiliki mobil tanpa membeli, tidak hutang dan bisa dijual beberapa kali. (fur)