Siapkan Relawan Profesional, LPB Kendal Kirim 2 Orang Ikuti Diklat DU dan Logistik

0
0 views
PESERTA. Sebanyak 146 peserta utusan MDMC LPB PDM se Jateng mengikuti Diklat Dapur Umum dan Logistik uang diselenggarakan oleh MDMC LPB PWM Jateng. (foto dok yaya)

KENDALMU.COM | WELERI. Memahami dan menyadari bahwa Indonesia adalah super market bencana, maka keberadaan dapur umum dan logistik dalam kebencanaan memiliki peran penting untuk para korban bencana dan petugas atau relawan. Dapur umum biasanya bersifat darurat dan lokasinya jauh dari lokasi bencana, tetapi memiliki prinsip kerja, cepat menyajikan makanan, minuman dan kebutuhan mendesak para korban bencana alam.

Hal itulah yang menjadikan Lembaga Penanggulanagan Bencana (LPB) PDM Kendal mengikutsertakan dua orang relawan, yaitu anggota divisi dapur umum, Vitroh Alfarudin, dan wakil bendahara bidang logistik, Firdaus Yuliyanto untuk mengikuti Diklat Dapur Umum (DU) dan logistik yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Distarter Manajemen Muhammadiyah (MDMC) LPB PWM Jateng kemari Kamis (7/11) di SMK Muhamamdiyah Sumowono, Kab. Semarang.

Dikutip laman wonosobomu.id, Diklat diikuti oleh 170 peserta utusan dari MDMC PDM se Jawa Tengah ditambah peserta dari Lampung, Kalimantan, dan Sulawesi Tengah.

Wakil ketua PWM Jawa Tengah, Prof. Dr. Daelamy mengatakan, bahwa bencana adalah sunnatullah yang tidak bisa dibendung karena kehendak Allah, dan tidak tahu kapan bencana datang.

“Bencana juga bisa dilihat dari aspek hukum sebab akibat. Ketika kita melawan sunnatullah, maka bencana akan datang, salah gambaran yang mudah adalah apabila kita membuang sampah di selokan, maka banjir kecil akan terjadi, apabila itu sungai maka akan terjadi banjir besar” katanya.

Lebih kanjut Daelamy menambahkan, bahwa MDMC adalah salah satu lembaga yang paling aktif kegiatannya di lingkungan Muhammadiyah disamping Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR).

Sementara itu ketua MDMC PWM Jateng, Naibul Umam memberi motivasi kepada seluruh peserta, bahwa MDMC harus menjadi salah satu pemain utama dalam penyelenggaraan layanan dapur umum dan logistik saat tejadi bencana.

BACA JUGA :  MBS Muhi Weleri Dapat Kunjungan Guru Besar Universitas Ummul Quro Makkah

“Setelah Diklat ini berakhir, rekan-rekan harus siap menjadi yang terdepan dalam urusan dapur dan logistik ketika terjadi kebencanaan” pintanya.

Materi Diklat terdiri dari teori di kelas-kelas dan praktek. Adapun praktek dapur umum telah disiagakannya satu unit mobil milik MDMC PP Muhammadiyah Yogyakarta.

Diklat DU dan Logistri berakhir pada Ahad (10/11) dan diharapkan dua utusan dari Kendal segera melakukan sosialisasi pentingnya keberadaan DU dan logistik.

Sekretaris MDMC PDM Kendal, Surya Prima mengatakan, meskipun sudah memasuki bulan November, tetapi curah turun hujan, kususnya di Kendal belum sering turun

“Meskipun demikian, LPB MDMC PDM Kendal harus siap siaga dalam menghadapi kebencanaan alam” katanya.

Curah hujan lebat, kata Surya Prima, biasanya selain menimbulkan banjir, juga banyak pohon tumbang dan harus dibersihkan, karena bisa mengganggu lalu lintas perjalanan. (yaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here