Sillaturrahmi Ramadhan Putaran Pertama, Antara IMB dan Semangat Berinfaq

0
17 views
JAMAAH. Jamaah Sillaturrahmi Ramadhan 1442 H putaran pertama yang berlangsung di masjid Mujahidin Kota Kendal. (foto dok fur)

KENDALMU.COM | KENDAL. Sillaturrahmi Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal memasuki putaran pertama yang berlangsung pada Sabtu sore (17/4) di Masjid Mujahidin Kota Kendal. Adapun pesertanya selain jajaran PDM Kendal juga jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), yakni Kota Kendal, Ngampel, Patebon, Pegandon, dan Purin.

Pada acara tesebut terungkap tentang perlunya seluruh bangunan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Kendal memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagai ikhtiar perlindungan hukum maksimal.

Wakil Ketua PDM Kendal, Abdullah Sachur mengatakan kepemilikan IMB bagi AUM dimaksudkan sebagai bukti autentik bahwa bangunan AUM itu telah mendapatkan ijin oleh pemerintah.

“Jenis bangunan AUM di Kendal jumlahnya banyak, dan untuk IMB masjid dan musholla dalam persyaratan dan prosesnya akan dipermudah” katanya.

Dia meminta kepada seluruh Takmir Masjid atau Musholla Muhammadiyah di bantu oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat untuk segera bergerak dan mengumpulkan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.

“Persyaratannya antara lain adalah adanya surat diijinkannya mendirikan bangunan masjid atau musholla dari Kepala Desa setempat atau Kelurahan” ujar Sachur.

Ditambahkan, selain adanya ijin juga surat pernyataan dari pemohon tentang tanggung jawab hasil perencanaan dan kestabilan bangunan tersebut.

Sachur juga meminta, dalam memproses IMB harus berhubungan dan berkoordinasi dengan Kades setempat.

“Berkas dan persyaratan IMB ada di balai desa atau kelurahan, maka segera hubungi pihak pemerintah desa atau kelurahan” katanya.

Sedangkan Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PDM Kendal, Jumali mengajak kepada seluruh anggota jamaah sillaturrahmi Ramadhan untuk meningkatkan amal ibadahnya selama bulan Ramadhan.

“Tingkatkan dalam berinfaq dan shadaqah sebagai upaya menambah amalan Ramadhan” pintanya,

Berinfaq dan bershadaqah, kata Jumali hendaknya disalurkan melalui lembaga resmi seperti milik Muhammadiyah, yakni Lazismu.

BACA JUGA :  Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Silaturahmi ke Mbah Muslim

“Lazismu adalah lembaga resmi yang sudah mendapat ijin dari pemerintah dalam mengumpulkan dan mentasyarufkan zakat, infaq dan shadaqah” ungkapnya.

Menurut Jumlali, sampai saat ini Lazismu sudah mendapat kepercayaan dan dinilai oleh Baznas sebagai lembaga yang sudah diaudit.
“Lazsimu Kendal telah diaudit dua kali oleh auditor eksternal  dan mendapat penilaian profesional dam mengelola zis” katanya.

Dalam sillaturrahmi tersebut terkumpul infaq dari anggota jamaah sebanyak Rp 777.000; (fur)