STIKES Muhammadiyah Kendal Gelar DAPS Kekinian

0
87 views

KENDALMU.COM | KENDAL. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Kendal mengadakan Darul Arqam Purna Studi (DSPS) bagi mahasiswa setempat yang telah selesai masa kuliah di kampus setempat. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu – Ahad (8-9/1/22).

Wakil Ketua III STIKES Muhammadiyah Kendal, Teguh Anindito mengatakan, DAPS tahun ini memiliki makna dan orientasi strategis dalam menghadapi era kekinian bagi mahasiswa yang segera akan diwisuda.

“DAPS dimaksudkan setiap mahasiswa mampu menginternalisasikan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ruh dalam menghadapi globalisasi, termasuk di dalamnya dunia kerja” kata Teguh di hadapan 49 peserta.

Era kekinian, lanjut dia, adalah zaman yang cepat berubah dalam persoalan ekonomi, sosial budaya, politik dan teknologi, serta pola kerja manusia yang sudah tergantikan dengan teknologi.

“Manusia di zaman kekinian adalh mereka yang siap bersaing di pasar bebas dengan kompetensi yang dimiliki setiap individu, dan sebagai alumni STIKES  Muhammadiyah tentu dalam berkompetisi memiliki moralitas, yaitu nilai-nilain Ai Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah terintegrasi” terangnya.

Teguh berharap, DAPS memiliki dampak positif bagi setiap alumni yang selalu membawa nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.

Dibagian lain Teguh memberi tugas kepada seluruh peserta DAPS setelah kegiatan berakhir untuk melakukan sillaturrhmi kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah di mana mahasiswa berdomisili.

“Ini sebagai bentuk kunjungan yang harus dilakukan, selain bersillaturrahmi ke PCM juga perlu diketahui bahwa di cabang tersebut ada mahasiswa STIKES Muhammadiyah Kendal” terangnya.

Keberadaan mahasiswa STIKES, kata dia mestinya diberdayakan untuk melakukan dan berpartisipasi di cabang atau ranting Muhammadiyah dalam setiap kegiatan.

Sedangkan Ketua PC IMM Kab. Kendal Muhammad Affan Baihaqi menjelaskan, DAPS sebagai puncak kegiatan pengkaderan selama mahasiswa belajar di PTM dan sebagai salah satu syarat mahasiswa untuk bisa mengikuti wisuda.

BACA JUGA :  Siap Menulis Biografi Tokoh Muhammadiyah Kendal, MPI Gelar Rakor

“DAPS” sifatnya pembekalan tentang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, motivasi jiwa kewirausahaan serta bekal kehidupan di masyarakat” kata Affan.

Adapun materi DAPS selain Al Islam dan Kemuhammadiyahan juga tetang strategi memasuki dunia kerja, peluang jenjang karir perawat, kewirausahaan dan strategik kerja di negara Jepang.

“Untuk mahasiswa yang berminat kerja di Jepang, pihak STIKES Muhammadiyah Kendal telah bekerja sama dengan BP2MI, sebuah Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” pungkasnya. (joe)