Tanwir Putuskan, Muktamar Muhammadiyah Diundur Sampai 2022

0
26

KENDALMU.COM | KENDAL. Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) melalui sidang Tanwir yang digelar pada Ahad (19/2) secara virtual memutuskan, Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah pelaksanaannya diundur sampai tahun 2022.

“Mengesahkan penundaan Muktamar Muhammadiyah Ke-48 dan Muktamar Aisyiyah ke-48 di Surakarta,” ujar Haedar.

Menurut dia, Muktamar Muhammadiyah dan Muktamar Aisyiyah ke-48 dilaksanakan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah pada 2022 setelah pelaksanaan ibadah haji. Namun, apabila pada 2021 keadaan benar aman dari segi kesehatan dan berbagai aspek lainnya, dapat dimungkinkan pelaksanaan muktamar dibuka dengan mempertimbangkan maslahat, mudarat, dan kemudahan pelaksanaannya.

“Segala konsekuensi penundaan pelaksanaan muktamar yang berkaitan dengan regulasi organisasi tetap sah adanya, termasuk di dalamnya perpanjangan masa jabatan pimpinan dari pusat sampai ranting,” ujarnya.

Sidang tanwir diselenggarakan melalui telekonferensi yang diikuti anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, PP Aisyiyah, PW Muhammadiyah, dan PW Aisyiyah se-Indonesia, organisasi otonom, majelis, lembaga, biro tingkat pusat, dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di 25 negara. Hadir juga rektor perguruan tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah dan direktur rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Penundaan ditetapkan melalui surat keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah/Pimpinan Pusat Aisyiyah yang mengamanatkan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menanfiziahkan dan memimpinkan pelaksanaan keputusan Tanwir Muhammadiyah tahun 2020 dengan saksama,” katanya.

Muktamar adalah forum tertinggi di organisasi yang dibentuk oleh KH Ahmad Dahlan pada 1912. Sebagai forum lima tahunan, untuk membahas agenda kepemimpinan di dalam organisasi dan pergantian kepemimpinan.

Dengan penundaan hingga dua tahun ke depan, maka pimpinan Muhammadiyah diperpanjang. Pelaksanaan organisasi tetap sah. Sebab pelaksanaan pergantian kepemimpinan di level paling rendah, juga tertunda dengan sendirinya.

Kegiatan Tanwir Muhammadiyah dan Aisyiah 2020 ini mengangkat tema ‘Covid-19 dan Dampaknya: Beri Solusi untuk Negeri’. Dalam kegiatan yang berlangsung sehari ini, para pimpinan persyarikatan Muhammadiyah dari berbagai tingkatan memberikan tanggapan dan usulan dalam sidang. (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here