Terkait Covid-19, PDM Kendal Tunda Semua Kegiatan Yang Melibatkan Banyak Orang

0
364
RAKOR. PDM Kendal dan sejumlah Majelis dan Lembaga menggelar Rapat Koordinasi tentang pencegahan virus corona (foto dok joe)

KENDALMU.COM | KOTA KENDAL. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal meliburkan semua kegiatan persyarikatan yang menghadirkan banyak orang, karena wabah virus corona.

Hal tersebut terungkap dalam keputusan rapat pleno PDM Kendal Jum’at siang (20/3).

Sebelum mengambil keputusan, pada hari yang sama PDM Kendal melakukan koordinasi dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB), Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), dan Majelis Tabligh.

Wakil Ketua PDM Kendal, H. Yusuf Darmawan, S.Pd, M.Pd mengatakan, memperhatikan edaran PP Muhammadiyah, Gubernur Jawa Tengah, Surat Edaran Bupati Kendal, dan dalam rangka kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid 19) kita perlu mengambil sikap meliburkan semua kegiatan Muhammadiyah di Kendal yang menghadirkan banyak orang.

“Kami memahami, banyak kegiatan ke depan yang sudah disiapkan, yang bersifat rutin dan berkala. Tetapi karena Covid-19 melanda, maka semua kegiatan yang mendatangkan banyak orang diliburkan” kata Darmawan.

Menunda atau meliburkan kegiatan yang menghadirkan banyak orang menurut Darmawan adalah pilihan terbaik, termasuk persiapan kegiatan dalam rangka syiar Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyyah.

“Dengan ditundanya beberapa kegiatan tersebut, persiapannya akan lebih matang” ujarnya.

Sementara itu sekretaris MPKU PDM Kendal, H. Muntoha, SKM, M.Kes memaparkan, di Kendal saat ini belum ada satupun orang yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona. Namun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Covid-19 bertambah. Yakni dari sebelumnya dua orang (Warga Kaliwungu dan Boja), kini bertambah satu warga Weleri.

Beliau yang juga Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, menyampaikan warga tersebut perjalanan pulang dari Tiongkok.

“Satu warga Weleri tersebut mengalami gejala seperti terjangkit Virus Corona setelah melakukan perjalanan dari Tiongkok. Jadi sudah ada tiga warga yang berstatus PDP. Tapi semuanya belum dinyatakan positif,” jelasnya.

Sedangkan ketua LPB PDM Kendal, Moch Hafiedz menyampaikan, pihak Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) masih terus melaksanakan tugas penyemprotan desinfektan.

“Terdapat beberapa titik untuk dilakukan penyemprotan, diantaranya adalah Masjid dan Musholla milik Muhammadiyah” kata Hafiedz.

Selain penyemprota, lanjutnya, antisipasi lainnya adalah dibukannya Posko Layanan Informasi dan Pertanyaan Covid-19 dapat mengubungi Whatsapp Only Center Kendal (MCC Kendal). (fur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here