Tiga Kepala MI Muhammadiyah Baru di Rowosari Dilantik Serentak

0
59 views
SUMPAH. Pembacaan sumpah oleh 3 Kepala MI Muhammadiyah yang baru disaksikan oleh jama'ah pengajian ahad pagi. (foto dok. joe)

KENDALMU.COM | ROWOSARI. Tiga Kepala MI Muhammadiyah yang baru di Kecamatan Rowosari dilantik secara serentak. Ketiga Kepala MI Muhammadiyah tersebut, yaitu Rosyid Wagiyanto sebagai Kepala MI Muhammadiyah Gempolsewu menggantikan F. Imamah. Sedangkan Kepala MI Muhammadiyah Pojoksari Suharti menggantikan Baihaqi, dan Kepala MI Muhammadiyah 01 Rowosari, Bukhori Muslim menggantikan Enik Sumarni. Ketiga Kepala MI Muhammadiyah diganti karena masa tugas yang bersangkutan telah berakhir. Pelantikan berlangsung pada Ahad pagi (8/11) di SMP Muhammadiyah 11 Rowosari.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rowosari, H. Jumali, mengatakan, lembaga pendidikan Muhammadiyah dalam proses pembelajaran tidak hanya memberi pengetahuan secara umum, tetapi juga akhlaq yang bersumber pada agama Islam.

“Salah satunya adalah mengajarkan Al qur’an yang awalnya sebagai kegiatan ekstra kurikuler menjadi intra kurikuler” kata Jumali.

Dihadapan para jamaah pengajian, Jumali berharap, semua warga Muhammadiyah harus peduli dengan lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah.

“Kepeduliannya diwujudkan dengan menyerahkan putra-putrinya ke sekolah Muhammadiyah, mulai dari TK ABA sampai perguruan tinggi Muhammadiyah” pintanya.

Sementara itu Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, H. Sodik Purwanto, mengatakan, bahwa salah satu semboyan Muhammadiyah yang sangat terkenal adalah berkemajuan.

“Berkemajuan tidak sekedar melangkah ke depan. Kalau yang lain berlari, dan kita hanya melangkah, maka kita jelas ketinggalan” kata Sodik.

PELANTIKAN. Prosesi pelantikan dilangsungkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal. (foto dok. joe)

Melangkah dan berada di depan, menurut Sodik, dengan segala kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki oleh Muhammadiyah tetap berkemajuan .

“Kepeloporan Muhammadiyah di Indonesia dimulai dari perang kemerdekaan sampai kini diharapkan masih tetap sebagai pelopor” ujarnya.

Beliau mengingatkan kepada seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan agar tetap berjuang, karena bahwa ukuran keberhasilan pendidikan terdapat dua hal.

“Pertama apabila peserta didik beradaban dan berakhlak dengan baik, dan mampu menghadapi kehidupan masa depan yang lebih sulit dari pada masa lalu” katanya.

BACA JUGA :  Mengapa di Kendal masih menerapkan BJJ ? Inilah Jawaban Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Masa depan yang dihadapi oleh peserta didik, menurut Sodik, jauh lebih sulit. Perubahan-perubahan yang terjadi di masa depan bisa menghilangkan pekerjaan masa lalu.

“Sekarang mengantar surat dengan petugas pos hampir tidak ada, karena sudah terganti dengan yang lebih cepat, semisal WA. Pengiriman uang sudah tidak dengan wessel, terganti dengan yang lain, dan toko-toko hampir sudah tidak didatangi pembeli kecuali dengan online, semua serba cepat” ungkap Sodik.

Beliau berharap percepatan perubahan kondisi masa depan harus diantisipasi oleh seluruh peserta didik.

“Kedepan kita tidak mengikuti zaman, tetapi mengantisipasi. Kalau mengikuti kita berada di belakang, tetapi mengantisipasi, dan cara mengantisipasi masa depan yang baik adalah dengan cara mengelola pendidikan dengan baik pula”

Sedangkan Wakil Ketua PDM Kendal, H. Utomo, mengingatkan, bahwa jenjang pendidikan Muhammadiyah sudah komplit, mulai dari TK sampai perguruan tinggi.

“Selaku orang tua mempunyai tugas memberi kepercayaan kepada bapak ibu guru yang mengelola sekolah Muhammadiyah” kata Utomo.

Dijelaskan, pendidikan tingkat dasar sampai menengah, anak didik dilandasi dengan akhlak yang baik, ibadah yang benar, dan ketika lulus SLTA sudah bisa berfikir dan memilih mana yang baik.

“Di tingkat dasar dan menengah, anak-anak didik kita landasi dengan akhlak yang baik, ibadah yang benar, dan ketika lulus SLTA sudah bisa berfikir dan memilih mana yang baik” kata Utomo.

Kepada kepala sekolah yang baru, Utomo, mengingatkan, agar kepercayaan orang tua, warga Muhammadiyah yang telah menyerahkan putra-putrinya agar diterima dan dididik sepenuh hati. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here